Berita Empat Lawang

Motif Perundungan Siswa SMP di Empat Lawang Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Motif perundungan Siswa SMP di Empat Lawang terungkap. Polisi segera memanggil sejumlah terlapor dalam kasus yang sempat viral di media sosial ini.

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM
Ilustrasi Perundungan. Update Motif Perundungan Siswa SMP di Empat Lawang 

 

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengaku geram dan akan mengambil tindakan tegas soal kasus  perundungan siswa SMP diwilayahnya.

Video perundungan siswa SMP yang Empat Lawang viral di media sosial diduga terjadi di SMP Negeri 1 Talang Padang.

Menurut Joncik perundungan siswa SMP itu telah mencoreng citra pendidikan yang sudah baik di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

"Telah saya lakukan rapat terkait penanganan kasus ini, saya memerintahkan Sekda dan Kadis Pendidikan & Kebudayaan agar turun langsung ke lapangan untuk mencari informasi dan dilakukan pengawasan," katanya, Jumat (09/09/2022).

Lanjut Joncik, Sekda dan Kadis Dikbud telah melakukan pengawasan dengan memanggil langsung kepala sekolah SMP 1 Talang Padang untuk dimintai keterangan mengenai laporan perkembangan kejadian. 

"Saat ini pelaku perundungan sudah diberikan hukuman dan pelaku sudah dikeluarkan dari sekolah oleh pihak sekolah SMP Negeri 1 Talang Padang, sedangkan dari pihak korban perundungan sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang yaitu ke kantor polisi untuk dilakukan penyelidikan dan penanganan," ujarnya.

Menurut Joncik dalam kasus ini pelaku dan korban sama-sama dibawah umur untuk itu penegakan hukum harus tegas, terukur dan mampu memberikan efek jera sebagai langkah preventif kejadian serupa di tempat lain.

"Kepada Dinas PPA juga telah saya berikan perintah untuk mendampingi siswa yg menjadi korban perundungan untuk dilakukan pendampingan atas trauma yg dialami oleh korban," jelasnya.

Baca juga: Harga Lada Hitam di Empat Lawang Sumsel Rp 50 Ribu per Kg, Petani Panen Lebih Awal

Selain itu juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk lakukan penguatan pendidikan karakter dan moral di lingkungan sekolah 
 
"Untuk kasus ini akan dikawal terus sampai tuntas dan cari akar permasalahnya sampai selesai, jika ditemukan ada pihak dari sekolah yang acuh dan teledor akan diberikan sanksi secara tegas," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved