Berita Regional

Polres Ponorogo Bersikap Tegas Terkait Beredarnya Surat Pernyataan Dari Wali Santri Pondok Gontor

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan saat ini pihaknya masih fokus dalam mengusut kasus penganiyaan santri AM (17) hingga tewas.

Editor: Slamet Teguh

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNSUMSEL.COM, PONOROGO - Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kini tengah menjadi sorotan.

Hal tersebut tak lepas karena dugaan kasus penganiayaan yang mengakibatkan santri di Gontor meniggal dunia.

Kini sejumlah isu barupun bermunculan terkait hal ini.

Kini yang terbaru, adanya surat pernyataan wali santri/orang tua santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mendapatkan berbagai tanggapan dari masyarakat.

Terutama di poin ketiga yang disebutkan wali santri tidak melibatkan pihak luar Pondok termasuk kepolisian dalam menyelesaikan urusan dengan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan saat ini pihaknya masih fokus dalam mengusut kasus penganiyaan santri AM (17) hingga berujung meninggal dunia.

"Nanti diproses lebih lanjut, ada proses lain yang harus kita lalui," kata Catur ditemui di Terminal Seloaji, Ponorogo, Jumat (9/9/2022).

Yang pasti, pihak Pondok Gontor sendiri sampai saat ini, menurut Catur tetap kooperatif dan terbuka dalam memberikan informasi untuk penyidikan kasus tersebut.

Lebih lanjut, mantan Kapolres Batu tersebut mengatakan saat ini polisi sudah menyita sejumlah surat - surat yang berkaitan dengan kasus meninggalnya AM.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved