Berita Nasional

Erick Thohir Kini Bicara Pembubaran Perusahan BUMN Usai Blacklist Direksi BUMN yang Bermasalah

Blacklist Direksi BUMN yang Bermasalah, Erick Thohir: Kasihan Direksi yang Sudah Bekerja Mati-matian

Editor: Slamet Teguh
PLN
Erick Thohir Kini Bicara Pembubaran Perusahan BUMN Usai Blacklist Direksi BUMN yang Bermasalah 

TRIBUNSUMSEL.COM - Erick Thohir resmi menjabat sebagai Menteri BUMN dimasa pemerintahan kedua Presiden Jokowi.

Sejumlah kebijakan dan kerja telah dilakukan oleh Erick Thohir.

Bahkan, kini yang terbaru, Menteri BUMN Erick Thohir telah memasukan sejumlah nama direksi BUMN, dalam daftar hitam tau blacklist.

Nama-nama direksi BUMN yang dimasukan ke daftar hitam oleh Erick Thohir itu, ialah direksi yang terlibat kasus di internal perusahaan.

Walaupun begitu, Erick Thohir enggan merinci nama direksi dan BUMN yang dimaksud.

"Saya tetap mendorong ada yang namanya blacklist nama-nama yang jelas sudah masuk kasus," tutur Erick Thohir, Kamis (9/9/2022).

Erick Thohir berkata direksi perusahaan pelat merah yang terlibat kasus 'dosa masa lalu' dan menjadi beban bagi direksi BUMN yang baru.

Erick Thohir akui persoalan itu jadi salah satu faktor stagnasi bisnis BUMN, karena direksi baru dihadapkan dengan permasalahan.

"Biasanya, dosa masa lalu dari direksi ditanggung direksi baru, sehingga mereka sulit lebih cepat pergerakannya."

"Kasihan direksi yang sudah bekerja mati-matian ada problem baru lagi," ungkap Erick Thohir.

Baca juga: Erick Thohir Bakal Wajibkan BUMN Gunakan Mobil Listrik, Ini Tanggapan BUMN di Sumsel

Baca juga: Pasangan Prabowo Subianto-Erick Thohir Disebut Bakal Menang Mudah Jika Maju di Pilpres 2024

Lebih lanjut, Erick Thohir mencatat ada direksi sejumlah BUMN yang selalu mengejar bonus.

Padahal kebijakan yang dilakukan justru merugikan perusahaan.

"Ada oknum atau individu yang mengambil kebijakan yang merugikan, nah itu makanya salah satunya bonus"

"kan kadang-kadang yang namanya direksi itu mengejar bonus, bonusnya mau saya panjangin,"

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved