Berita Banyuasin

Warga Tanah Mas Banyuasin Diminta Waspada Bila Hujan Deras Turun

Camat Talang Kelapa Salinan, membenarkan ada rumah warga di wilayah Tanah Mas yang terendam air karena hujan lebat mengguyur.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/ARDIANSYAH
Kepala PUTR Ardi Arpani ketika mengecek aliran air yang ada di perumahan wilayah Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Jumat (9/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Hujan yang terjadi beberapa hari ini dengan intensitas lebat, membuat air yang ada di sejumlah anak sungai di Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin mulai naik.

Terlebih hujan yang turun menjelang sore hari, diharapkan agar warga khususnya di wilayah Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin lebih waspada.

Bisa saja, air di sungai meluap dan menggenangi rumah.

Seperti beberapa hari lalu, sejumlah rumah warga yang ada di wilayah Tanah Mas sempat terendam.

Meski, setelah hujan reda air kembali surut dan warga bisa beraktivitas kembali.

Pihak kecamatan menghimbau warga khususnya di wilayah Tanah Mas untuk waspada ketika hujan lebat terjadi dan turun dalam waktu yang lama.

Camat Talang Kelapa Salinan, membenarkan ada rumah warga di wilayah Tanah Mas yang terendam air karena hujan lebat mengguyur.

"Kalau kemarin, kami data ada 386 kepala keluarga yang terdampak. Tetapi, air yang merendam rumah warga cepat surut setelah hujan reda," katanya, Jumat (9/9/2022).

Pihaknya juga sempat melakukan pengecekan disejumlah sungai yang ada di wilayah Tanah Mas.

Bersama Kadis PUTR, Kalaksana BPBD dan Kadinsos mengecek lokasi-lokasi yang rawan terendam.

Sedangkan Kepala Dinas PUTR Ardi Arpani menuturkan, dari pengecekan yang dilakukan bila ada tiga lokasi rawan terendam apabila terjadi hujan lebat dan dalam waktu yang lama.

"Dua lokasi di Tanah Mas dan satu di KM 14, itu yang rawan terendam. Semuanya itu perumahan dan memang lokasinya di dataran rendah," ujar Ardi.

Menurut Ardi, dari pengecekan yang dilakukan saat pembangunan perumahan tersebut pihak pengembang tidak membuat aliran air sesuai standar. Sehingga, ketika kondisi hujan lebat dengan intensitas lama maka debit air yang datang tidak dapat tertampung.

Baca juga: Sebut Harga BBM Naik Bakal Disusul Sembako, Sopir di Banyuasin: Makin Susah

Terlebih, sudah dilakukan normalisasi aliran sungai yang ada di Desa Talang Buluh.

Sehingga air yang datang bisa sangat banyak dan di wilayah tersebut tak bisa menampung debit air dalam jumlah banyak.

"Sudah saya laporkan kepada Bupati, dan langkahnya akan dilakukan perbaikan untuk aliran air yang ada di dua perumahan di Tanah Mas. Sedangkan untuk di KM 14, akan kami surati Balai Besar karena itu masuk wilayah balai besar," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved