Berita Ogan Ilir
Pelaku Pembacokan di Pemulutan Selatan OI Ditangkap Polisi, Sempat Buron 3 Minggu
Polisi menangkap pelaku pembacokan seorang pria di Pemulutan Selatan, Ogan Ilir (OI) pada 16 Agustus lalu. Pelaku bernama Haris.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Polisi menangkap pelaku pembacokan seorang pria di Pemulutan Selatan, Ogan Ilir (OI) pada 16 Agustus lalu.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman, melalui Kasi Humas Iptu Abdul Haris mengatakan, pelaku pembacokan di Pemulutan Selatan OI kini diamankan di Mapolsek Pemulutan.
Haris mengungkapkan, pelaku pembacokan di Pemulutan Selatan OI bernama Holipil (21 tahun), diamankan di kediamannya di Sungai Keli, Kecamatan Pemulutan Selatan pada Kamis (8/9/2022).
"Pelaku anirat (penganiayaan berat) diamankan di (Mapolsek) Pemulutan," kata Haris kepada TribunSumsel.com, Jumat (9/9/2022).
"Pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Info lengkap tunggu rilis," ujar Haris.
Sebelumnya diberitakan, seorang warga di Desa Sungai Keli, menjadi korban pembacokan.
Korban bernama bernama Amir Hamzah alias Gilok (46 tahun) dibacok pelaku pada waktu tengah malam.
Baca juga: Kecelakaan di Musi 2 Palembang Kemarin Sore, Pelajar SMA Tewas di Tempat, Rekannya Luka Berat
Marlina, putri korban mengatakan, kronologi pembacokan berawal saat pintu rumah korban diketuk oleh seseorang.
"Sabtu sekitar jam 00.30, pintu rumah diketuk, lalu dibukakan bapak," kata Lina dihubungi via telepon.
Dilanjutkan Lina, pelaku mendatangi rumah korban dengan alasan untuk mengantar sebuah undangan.
"Bapak saya kan sudah curiga, 'kok antar undangan malam-malam begini'," ungkap Lina.
"Begitu bapak keluar, pelaku bilang 'ah kamu ini' sambil bacok bapak. Kena (bacokan) di lengan bagian kiri," ungkap Lina menambahkan.
Korban yang bersimbah darah lalu dilarikan Rumah Sakit Bunda Medika Jakabaring.
Dari Jakabaring, korban akan dirujuk ke RSUP Mohammad Hoesin Palembang guna penanganan lebih lanjut.
Mengenai pelaku pembacokan, menurut Lina pelaku langsung kabur setelah peristiwa tersebut.
Lina mengaku tahu dengan pelaku, namun tak mengerti mengapa yang bersangkutan tega menganiaya ayahnya.
"Setahu saya tidak ada masalah antara pelaku dan ayah saya, ketemu pun jarang. Mungkin orang bayaran," ujar Lina.
Baca berita lainnya langsung dari google news.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pelaku-pembacokan-Pemulutan-Selatan-PI-diamankan-di-kediamannya-Sungai-Keli.jpg)