Berita Sumsel Maju untuk Semua

Masifkan Sosialisasi dan Edukasi Kadarkum, Herman Deru Gandeng Jajaran Kejati Sumsel 

Menurut Herman Deru, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan sadar terkait hukum tersebut.

Editor: Sri Hidayatun
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel, Herman Deru ketika menggelar silahturahmi dan ramahbtamah antara Gubernur Sumsel, Forkopimda serta Bupati dan Walikota dengan Kajati Sumsel di Griya Agung Palembang, Kamis (8/9/2022) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Gubernur Sumsel, Herman Deru mengajak Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel yang saat ini dijabat oleh Sarjono Turin untuk ambil bagian dan melibatkan diri dalam mengedukasi masyarakat terkait hukum.

Hal itu diutarakannya ketika menggelar silahturahmi  dan ramahbtamah antara Gubernur Sumsel, Forkopimda serta Bupati dan Walikota dengan Kajati Sumsel di Griya Agung Palembang, Kamis (8/9/2022) malam.

Menurut Herman Deru, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan sadar terkait hukum tersebut.

Untuk itu, edukasi harus masif dilakukan baik oleh institusi seperti Kejati maupun institusi terkait lainnya.

"Kita punya program keluarga sadar hukum (kadarkum). Ini sangat baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait hukum tersebut. Namun itu tidak bisa dilakukan oleh Pemprov Sumsel sendirian. Semua pihak harus terlibat, termasuk Kejati saya harapkan untuk memberikan literasi hukum tersebut," tegas Herman Deru.

Dia mengungkapkan, jika Sumsel memiliki potensi menjadi pusat penegakan hukum dan edukasi hukum yang baik.

"Sumsel ini memiliki spirit kebersamaan dan sinergitas yang tinggi. Spirit itulah yang bisa menjadikan sumsel sebagai tempat penegakan hukum dan edukasi hukum yang baik," tuturnya.

Edukasi hukum tersebut, lanjutnya, merupakan suatu keharusan, termasuk juga di Kabupaten dan Kota yang ada di Sumsel.

"Banyak sekali yang butuh edukasi tersebut. Apalagi di kabupaten dan kota. Hal itu juga sebagai upaya preventif untuk mencegah pelanggaran hukum yang mungkin dilakukan masyarakat," paparnya.

Tidak hanya hukum pidana, literasi menyoal hukum perdata juga dapat dilakukan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved