Sidang AKBP Dalizon

Sidang AKBP Dalizon, Terdakwa Kasus Suap Hadir Langsung, Ini Penampilan Pakai Rompi Tahanan

Sidang AKBP Dalizon digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (7/9/2022) dihadiri langsung terdakwa agenda mendengarkan keterangan terdakwa.

TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Sidang AKBP Dalizon digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (7/9/2022) dihadiri langsung terdakwa agenda mendengarkan keterangan terdakwa, Rabu (7/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sidang AKBP Dalizon digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (7/9/2022).

Saat sidang AKBP Dalizon mantan Kapolres OKU Timur yang menjadi terdakwa dugaan kasus suap tersebut hadir langsung.

Berbeda dari sidang-sidang sebelumnya yang dilakukan secara online dan terdakwa hanya mengikuti sidang dari layar.

Sidang AKBP Dalizon hari ini menghadirkan terdakwa ke ruang sidang guna memenuhi agenda mendengarkan keterangan terdakwa.

Nampak AKBP Dalizon hadir dengan tangan diborgol menggunakan rompi oranye tahanan Kejagung.

Penampilan itu melengkapi setelan peci dan kemeja putih serta celana panjang hitam yang dia kenakan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Demo BBM Naik di Palembang Simpang Charitas, Aksi Ricuh, Sejumlah Orang Diamankan

Kehadirannya juga turut dikawal petugas kepolisian dan kejaksaan Agung RI.

Tak ada kata yang terucap dari bibir mantan Kasubdit III Tipidkor Palembang tersebut.

Dari balik maskernya, AKBP Dalizon hanya menyebar senyum seraya menyatukan dua telapak tangannya di depan dada saat disapa awak media.

Diberitakan sebelumnya, sidang kasus dugaan penerimaan suap sebesar Rp.10 miliar yang menjerat AKBP Dalizon sempat diwarnai protes oleh tim kuasa hukumnya, Rabu (10/8/2022).

Protes itu dilayangkan Anwarsah Tarigan SH, kuasa hukum AKBP Dalizon saat majelis hakim yang diketuai Mangapul Manalu SH MH mempersilahkan JPU Kejaksaan Agung (Kejagung) membacakan isi BAP mantan Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumsel, Kombes Pol Anton Setiawan dan mantan penyidik Ditreskrimsus Polda Sumsel bernama Pitoy.

Pembacaan isi BAP dilakukan karena Kombes Pol Anton Setiawan dan Pitoy tak kunjung hadir ke persidangan meski telah berkali-kali dilakukan pemanggilan oleh JPU.

"Semestinya majelis hakim dapat memanggil secara paksa dengan perintah. Itu yang kita mintakan tadi di persidangan," ujar Anwarsah saat ditemui setelah sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Tipikor Palembang.

Dengan dibacakannya isi BAP tersebut, maka sidang selanjutnya akan digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved