Berita Palembang

Rekening PT Titan Infra Energy Sempat Diblokir Bareskrim, Karyawan Demo, Ini Penjelasan Perusahaan

Rekening PT Titan Infra Energy (TIE) Mei lalu sempat diblokir Bareskrim Polri, karyawan demo terancam tidak menerima gaji. Ini pernyataan perusahaan.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/HARTATI
Konfrensi pers PT Titan Infra Energy (TIE) yang menjelaskan rekening sempat diblokir Bareskrim Polri, karyawan demo terancam tidak menerima gaji. Ini pernyataan perusahaan, Senin (5/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rekening PT Titan Infra Energy (TIE) Mei lalu sempat diblokir Bareskrim Polri yang berimbas pada unjuk rasa oleh karyawan karena mereka terancam tidak menerima gaji.

Namun rekening PT Titan Infra Energy (TIE) yang diblokir itu sudah dibuka kembali dan kini perusahaan sudah beroperasi kembali secara normal.

Direktur Utama PT Titan Infra Energy (TIE), Darwan Siregar mengatakan pemblokiran rekening PT Titan Infra Energy (TIE) perusahaan beberapa waktu lalu adalah hal biasa dalam bisnis karena saat itu masih dampak pemulihan ekonomi pasca pandemi sehingga sektor usaha tambang juga ikut terdampak yang juga terdampak pada cashflow perusahaan.

"Iya itu sempat diblokir dan kini casenya sudah dihentikan karena hasil penyidikan tidak terbukti," kata Darwan Siregar saat paparan pada awak media mengenai kinerja perusahaan jasa angkutan tambang tersebut di rumah makan Sri Melayu, Senin (5/9/2022).

Darwan mengatakan perusahaan saat ini tengah fokus mengembangkan pembangunan jalan khusus angkutan batubara.

Saat ini jalan Servo yang dimiliki PT Titan sepanjang 130 km dan akan diperpanjang hingga 145 km hingga Lahat.

Baca juga: Harga Karet Palembang: Harga Karet Sumsel Hari Ini Naik Tipis, KKK 100 Persen Rp 19.755

Targetnya tahun depan selesai namun karena ada kendala pembebasan lahan sehingga diprediksi akan molor.

Jika jalan ini selesai maka angkutan batu bara baik milik PT Titian Grup sendiri maupun perusahaan lain yang menggunakan jasa angkutan oleh PT Titan bisa mengangkut 30 juta ton batubara.

"Cadangan batu bara Sumsel ini 34 persen total cadangan batubara nasional namun akses jalan yang belum maksimal membuat batubara sulit diangkut keluar sehingga pamor batubara Sumsel masih kalah dengan pamor batubara Kalimantan karena akses jalan mereka memadai," katanya.

Selain itu PT Titan juga mempekerjakan warga sekitar unit usahanya atau local boy for local job sehingga warga sekitar juga merasakan manfaat keberadaan perusahaan di sekitar lingkungannya.

Tercatat ada 2.850 pekerja lokal saat ini yang bekerja di PT Titan grup yang merupakan warga sekitar perusahaan.

Kontribusi lain yang diberikan perusahaan yakni dengan menyalurkan CSR ke warga sekitar perusahaan berupa 17,9 ton beras, toilet pada warga Pali, mobil toilet, kapal penumpang untuk sarana transportasi SMP Talang Betung Pali dan banyak CSR lainnya.

"Kita juga hadir memberikan manfaat bagi warga sekitar perusahaan bukan cuma bukan cuma mencari provit semata," kata Darwan.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved