Santri Gontor Tewas

'Cukup Anak Saya Saja', Curhat Tangis Pilu Soimah Ibu Santri Gontor Meninggal Dianiaya

Tangis pilu Soimah (44) tak terbendung saat membaca pernyataan penyebab kematian anaknya AM santri gontor meninggal dianiaya.

Pada prinsipnya kami, Pondok Modern Darussalam Gontor, tidak mentoleransi segala aksi kekerasan di dalam lingkungan pesantren, apa pun bentuknya, termasuk dalam kasus almarhum AM ini.

Santri gontor meninggal asal Palembang Sumatera Selatan IM (17), pengasuhan jelaskan tewasnya santri tersebut karena penganiayaan.
Santri gontor meninggal asal Palembang Sumatera Selatan AM (17), pengasuhan jelaskan tewasnya santri tersebut karena penganiayaan. (TANGKAP LAYAR GONTOR)

Poin ketiga, kami juga siap untuk mengikuti segala bentuk upaya dalam rangka penegakan hukum terkait peristiwa wafatnya Almarhum Ananda AM ini.

Hingga pernyataan resmi ini diterbitkan, kami pihak Pondok Modern Darussalam Gontor masih terus berusaha intens menjalin komunikasi dengan keluarga Almarhum Ananda AM untuk mendapatkan solusi-solusi terbaik dan untuk kemaslahatan bersama.

Demikian yang dapat kami sampaikan, sekali lagi, kami atas nama Pimpinan Pondok Modem Darussalam Gontor menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas teryadinya musibah ini. Semoga almarhum dirahmat? oleh Allah, dan kita semua selalu mendapatkan mdho-Nya. Amin YRA.

Terkait adanya pernyataan resmi tersebut, Soimah sebagai orang tua dari Almarhum AM, belum bisa memberikan komentar apapun.

"Mohon maaf saya belum bisa berkomentar. Untuk saat ini saya masih belum stabil," katanya singkat.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved