Berita Prabumulih

Pencuri Toko di Prabumulih Ditangkap Polisi, Begini Cara Pelaku Lewati Terali Besi

Polisi meringkus dua pelaku bongkar toko milik warga di kawasan di jalan Sungai Medang Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai kota Prabumulih. 

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Dokumentasi Polisi
Tim Elang Muara Polsek Cambai kota Prabumulih berhasil meringkus dua pelaku bongkar toko milik warga di kawasan di jalan Sungai Medang RT 01 RW 07 Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai kota Prabumulih. 

Laporan wartawan Tribun Sumsel Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Polisi meringkus dua pelaku bongkar toko milik warga di kawasan di jalan Sungai Medang RT 01 RW 07 Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai kota Prabumulih. 

Dua pelaku tersebut yakni Efriyanto (18) dan Ilham (18), keduanya merupakan warga Jalan Kelekar nomorb69 RT 04 RW 01 Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai kota Prabumulih.

Dari tangan dua pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 1 Handphone Vivi, Kartu perdana Exis dan rokok berbagai merk.

Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIK MH melalui Kapolsek Cambai Iptu Wanianto disampingi Kanit Reskrim Aiptu Nendri SH membenarkan adanya tangkapan pencuri toko tersebut.

"Diringkusnya dua pelaku ini bermula dari laporan Ermadi yang merupakan warga Sungai Medang ke kita. Dalam laporannya korban mengaku tokonya dibobol maling," ungkap Nendri kepada wartawan.

Mendapat laporan itu kata Nendri, pihaknya langsung ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan diduga pelaku masuk toko dengan cara meregangkan terali besi jendela toko kemudian masuk melalui celah terali dan mengambil sejumlah barang berharga.

"Mendapat laporan ini kami langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui dua pelaku yakni Efriyanto dan Ilham," katanya.

Mengetahui dua pelaku, tim Elang Muara Polsek Cambai langsung bergerak ke rumah Efriyanto dan meringkus bujangan itu. 

"Pelaku dibantu pelaku lain yakni Ilham dalam membantu menjualkan hasil kejahatan serta menikmatinya. Lalu kita amankan Ilham yang saat itu berada di desa Petanang Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim," jelasnya.

Baca juga: Politisi Demokrat dan PKS Prabumulih Kompak Tolak Kenaikan BBM, Ini Alasannya

Atas perbuatannya melakukan pencurian itu, dua pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka Efriyanto mengakui perbuatannya melakukan pencurian toko dengan cara mencongkel terali dan merenggangkan lalu masuk.

"Kami saat itu hanya berhasil ambil handphone, ratusan kartu perdana dan rokok, barang kami jual dan hasil kami bagi rata," bebernya seraya menyesali perbuatannya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved