Harga Sawit Palembang

Harga Sawit Palembang: Berita Sawit Muratara, Cara Mencegah Penyakit Busuk Akar Kelapa Sawit

Selain persoalan harga sawit Palembang, perawatan tanaman sawit juga persoalan tak kalah penting. Termasuk mencegah penyakit busuk akar kelapa sawit.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Selain persoalan harga sawit Palembang, perawatan tanaman sawit juga persoalan tak kalah penting. Termasuk cara mencegah penyakit busuk akar kelapa sawit. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Selain persoalan harga sawit yang mengacu pada harga sawit Palembang, perawatan tanaman sawit juga persoalan tak kalah penting. Termasuk mencegah penyakit busuk akar kelapa sawit. 

Petani kelapa sawit jangan pernah sesumbar bahwa tanamannya tidak mungkin diserang penyakit. Jika tanaman terserang penyakit maka akan berpengaruh pada harga sawit Palembang.

Pasalnya, tanaman sawit ternyata bisa terserang beberapa jenis penyakit yang tidak bisa dianggap remeh. Terhindar dari penyakit, harga sawit mengacu pada harga sawit Palembang juga bisa terdongkrak.

Pada umumnya, penyakit kelapa sawit bisa menyerang pada seluruh bagian tanaman, mulai dari akar, batang, hingga pucuk tanaman.

"Misalnya pada bagian akar, biasanya ada penyakit yang menyebabkan akar sawit menjadi busuk," kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Ade Meiri Siswani, Jumat (2/9/2022).

Ia menjelaskan, penyakit akar busuk disebabkan oleh cendawan atau jamur.

Baca juga: Harga Karet Palembang: Harga Karet di Ogan Ilir Sumsel September 2022, Pekan I Rp 7.000 per Kg

Cendawan menyerang sistem perakaran tanaman sawit yang berada dalam tanah.

Akibatnya tanaman sawit mengalami pertumbuhan yang tidak normal dan lama-lama bisa mati.

"Kalau akar tanaman sawitnya terinfeksi, membusuk, rusak, tentu fungsi akar sebagai penyerap nutrisi dan air otomatis terhenti," katanya.

Ade mengungkapkan, gejala yang terlihat pada tanaman yang terinfeksi penyakit tersebut biasanya pertumbuhannya tidak normal.

Tanaman sawit menjadi kerdil, lemah, hingga daunnya berubah warna dari hijau menjadi kuning.

"Penyakit ini bisa menyerang mulai dari pembibitan, tanaman muda, sampai dewasa," katanya.

Ade menambahkan, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh petani untuk mencegah penyakit akar busuk pada tanaman sawit.

Pertama, dengan melakukan budidaya yang baik dan benar sesuai dengan prosedur budidaya yang dianjurkan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved