Polisi Gerebek Istri Selingkuh

Detik-detik Polisi Gerebek Istri, Oknum Bhayangkari Polres Banyuasin EP Selingkuh, PIL Anak Kades

Detik-detik oknum Bhayangkari Polres Banyuasin EP selingkuh digerebek suami saat sedang bersama pria idaman lain (PIL) di hotel bintang 5 Palembang.

KOLASE TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Detik-detik oknum Bhayangkari Polres Banyuasin EP selingkuh digerebek suami bersama pria idalam lain PIL di salah satu kamar hotel bintang 5 di Palembang, Selasa (30/8/2022) tersebar luas di media sosial. Diduga PIL adalah anak kades di Muara Sugihan Banyuasin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Detik-detik polisi gerebek istri oknum Bhayangkari Polres Banyuasin EP selingkuh saat sedang bersama pria idaman lain (PIL) di salah satu kamar hotel bintang 5 di kawasan Ilir Barat I Palembang. 

Detik-detik oknum Bhayangkari EP digerebek suaminya Bripda Ade Pratama (24) ini videonya viral di media sosial.

Dalam video tersebut menunjukkan detik-detik seorang polisi menggerebek istrinya oknum Bhayangkari EP saat sedang bermesraan dengan pria di kamar hotel bintang 5 Palembang, Selasa (30/8/2022) malam.

Penggerebekan itu dilakukan langsung Bripda Ade Pratama (24) anggota polisi di Polres Banyuasin bersama sejumlah anggota polisi lainnya dari Polsek Ilir Barat I Palembang.

Bripda Ade Pratama mendapati istrinya, EP (23) sedang bermesraan di atas kasur dengan pria berinisial IK (24) di sebuah kamar hotel Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Baca juga: Sosok Bripda Ade, Polisi Gerebek Istri Selingkuh di Palembang, Pernah Jadi Ajudan Kapolres Banyuasin

Dari informasi beredar, IK sosok pria idaman lain diduga adalah anak dari kepala Desa Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin.

""Karena istri saya sudah sering kabur dari rumah tanpa seizin saya dan meninggalkan anak yang masih berusia 11 bulan," ujar Bripda Ade Pratama kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh Tribunsumsel.com, kronologi penggerebekan itu bermula ketika pasangan diduga selingkuh, EP dan IK melakukan temu janji, Selasa (30/8/2022).

Keduanya melakukan temu janji melalui WA untuk selanjutnya bertemu di luar dengan menggunakan mobil Fortuner Profit BG 1647 XA Warna hitam.

Kemudian keduanya melakukan chek-in di hotel mewah bintang 5 berlantai 7 sekitar pukul 20.34 WIB.

Bripda Ade Pratama yang mengetahui gelagat mencurigakan itu lalu menghubungi Propam Polres Banyuasin dan anggota Polsek Ilir Barat I untuk melakukan penggerebekan di hotel tersebut.

Disaat itu ternyata EP dan IK sudah melakukan hubungan suami istri sebanyak 1 kali.

Barang bukti penggerebekan itu diantaranya sprei yang diduga terkena sperma dan tisu.

Kemudian keduanya diamankan di Polsek Ilir Barat I untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sudah Buat Laporan Polisi 

Seorang oknum istri polisi anggota Bhayangkari digerebek suaminya ketika sedang tidur bersama pria idaman lain di sebuah hotel bintang 5 Kawasan IB I Palembang, Selasa (30/8/2022) malam.

Dari informasi dihimpun, suami oknum Bhayangkari tersebut seorang anggota polisi berpangkat Bripda yang bertugas di Polres Banyuasin.

Kapolsek IB I, Kompol Roy A Tambunan mengatakan, penggerebekan anggota Bhayangkari dilakukan atas dasar laporan suaminya.

"Jadi semalam suaminya menghubungi pihak Polsek IB I. Ketika anggota datang, suaminya sudah di TKP jadi kita hanya mendampingi saja," ujarnya.

Sosok Bripda Ade Pratama, polisi gerebek istri selingkuh di Hotel Bintang 5 Palembang, Selasa (30/8/2022) malam pernah jadi ajudan Kapolres Banyuasin.
Sosok Bripda Ade Pratama, polisi gerebek istri selingkuh di Hotel Bintang 5 Palembang, Selasa (30/8/2022) malam pernah jadi ajudan Kapolres Banyuasin. (TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI)

Diketahui, oknum Bhayangkari tersebut berinisial EP (23) yang digerebek bersama pria berinisial IM (24) warga asal Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin.

Kata Roy, pasangan itu tertangkap tangan sedang berduaan di dalam kamar.

Atas apa yang terjadi, suami EP sudah membuat laporan kepolisian.

"Mereka sekarang sudah dipulangkan, karena memang proses hukumnya tidak bisa langsung ditahan. Tapi proses hukumnya tetap berjalan. Hukumannya nanti, setelah putusan pengadilan," jelasnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved