Berita Palembang

Tahun 2022, Bank Sumsel Babel Bakal Tambah KUR Rp 250 Miliar

Bank Sumsel Babel terus berkomitmen menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), terutama untuk UMKM dalam upaya bangkit setelah pandemi Covid-19.

Tayang:
TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA
Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin saat Media Gathering Bank Sumsel Babel, dengan tema Bersama Media Ciptakan Sinergitas Menuju Bank Sumsel Babel dengan Kinerja Unggul di Solo, Sabtu (27/8/2022) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bank Sumsel Babel terus berkomitmen untuk membantu masyarakat, terutama UMKM dalam upaya bangkit setelah pandemi Covid-19.

Untuk itu Bank Sumsel Babel gencar menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Waktu Covid-19 UMKM terkena dampaknya," kata Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin saat Media Gathering Bank Sumsel Babel, dengan tema Bersama Media Ciptakan Sinergitas Menuju Bank Sumsel Babel dengan Kinerja Unggul di Solo, Sabtu (27/8/2022)

Menurut Syamsudin, kalau sebelumnya krisis ekonomi UMKM paling kuat, tapi saat pandemi UMKM lah yang cukup terdampak. Untuk itu UMKM butuh modal agar tetap bisa bangkit dari pandemi Covid-19. 

"Untuk KUR kita dapat alokasi dananya Rp 1,5 Triliun dan realisasinya sudah Rp 1,1 Triliun. Karena ini masih Agustus, maka prediksi akan habis di September atau Oktober mendatang. Untuk itu kita mengajukan tambahan Rp 250 Miliar," bebernya

Masih kata Syamsudin, bahwa saat ini merupakan saat yang tepat untuk menyalurkan KUR.

Untuk Bank Sumsel Babel juga ada KUR ekosistem atau klaster, jadi berkelompok. Misal dibentuk 10-20 anggota, untuk dibiayai KUR.

"UMKM bisa berhasil kalau punya tiga hal yaitu internal diri sendiri atau kewirausahaan. Kemudian, akses modal dan pembinaan. Terakhir akses pasar, UMKM berlomba-lomba untuk sampai internasional, padahal market kita masih luar biasa luas," katanya

Syamsudin menambahkan, untuk laba Bank Sumsel Babel di Juli sudah mencapai 102 persen yaitu Rp 400 Miliar an dari target Rp 700 Miliar.

Dengan posisi Juli, Agustus sampai akhir tahun masih bisa dikejar.

Sementara itu Divisi Pengembangan Produk dan Pemasaran Bank Sumsel Babel Ahmad Azhari menambahkan, untuk tabungan peluang market share-nya masih cukup besar.

"Untuk khusus Sumsel kita mendapatkan 6,7 triliun dari 49 triliun yang ada di Sumsel atau 13,4 persenan, kalau digabung dengan Babel mencapai 15 persen. Artinya potensinya masih cukup besar," katanya

Sementara itu Divisi Pengembangan Produk dan Pemasaran Bank Sumsel Babel Ahmad Azhari menambahkan, untuk tabungan peluang market share-nya masih cukup besar.

"Untuk khusus Sumsel kita mendapatkan 6,7 triliun dari 49 triliun yang ada di Sumsel atau 13,4 persenan, kalau digabung dengan Babel mencapai 15 persen. Artinya potensinya masih cukup besar," katanya

Baca juga: Daftar Perolehan Medali Akhir Popda Sumsel 2022, Palembang Jadi Juara Umum

Menurut Azhari, berbagai langkah dilakukan untuk meningkatkan nasabah seperti membuat Gebyar Tabungan Bank Sumsel Babel. Dalam waktu deket di Babel akan diadakan Gebyar Tabungan Bank Sumsel Babel.

Sementara itu terkait Media Gathering Bank Sumsel Babel, diikuti puluhan jurnalis yang ada di Sumsel dan Babel selama tiga hari. Kegiatan diawali dengan kegiatan gala dinner di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Surakarta di Solo. Kemudian pemaparan produk Bank Sumsel Babel. Lalu keesokan harinya kegiatan outbound dan Jeep tour di The Lawu Park. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved