Oknum DPRD Palembang Pukul Wanita

Tata Korban Pemukulan Syukri Zen Anggota DPRD Palembang Bantah Damai, Akui Hotman Paris Siap Bantu

Reaksi korban seorang perempuan yang diduga dipukul oleh oknum anggota DPRD Palembang yang terjadi disebuah pengisian bahan bakar atau SPBU.

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
Instagram/@thata0298
Reaksi korban seorang perempuan yang diduga dipukul oleh oknum anggota DPRD Palembang yang terjadi disebuah pengisian bahan bakar atau SPBU. 

TRIBUNSUMEL.COM -- Tata wanita korban pemukulan oknum anggota DPRD Palembang akhirnya angkat bicara,

Sebelumnya diketahui viral video wanita dipukul oleh oknum anggota DPRD Palembang di SPBU kawasan demang lebar daun.

Viral videonya tersebut sampai membuat pengacara kondang Hotman Paris ikut bereaksi.

Baca juga: Suryo Prabowo Kritik Oknum Anggota DPRD Palembang Pukul Wanita Di SPBU, Lelaki Pengecut

Alhasil sang anggota DPRD bernama Syukri Zen muncul meminta maaf atas tindakannya tersebut

Syukri Zen oknum DPRD Palembang pukul wanita di SPBU mengatakan alasan dia memukuli korban di salah satu SPBU karena tidak diberi jalan saat antre, Rabu (24/8/2022).
Syukri Zen oknum DPRD Palembang pukul wanita di SPBU mengatakan alasan dia memukuli korban di salah satu SPBU karena tidak diberi jalan saat antre, Rabu (24/8/2022). (TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN)

Ia pun memina maaf karena telah memukul tata di SPBU.

Menanggapi permintaan maaf anggota DPRD tersebut, belum lama ini Tata sebagai korban angkat bicara.

Melalui insta story Instagram pribadinya, Rabu (24/8/2022) Tata menegaskan bahwa dirinya hingga saat ini belum berdamai hanya mediasi saja.

Baca juga: Profil Syukri Zen, Anggota DPRD Kota Palembang Viral Pukul Wanita di SPBU, Kini Minta Maaf

"Perasaan cuma mediasi bukan berdamai, kenapa udah ada berita berdamai," tulis akun @thata0298.

Lebih lanjut Tata mengatakan bahwa oknum DPRD meminta maaf secara terbuka itu permintaan dari partai yang saat ini dinaunginya (Gerindra).

Thata Sudah Berkomunikasi Dengan Hotman Paris
Thata Sudah Berkomunikasi Dengan Hotman Paris

"Perlu diketahui, yang bersangkutan minta maaf secara terbuka itu permintaan dari partai (kalau enggak salah)." sambungnya.

Ia lantas kembali menegaskan bahwa sampai saat ini dirinya belum berdamai.

Menurutnya jika telah berdamai pasti sudah ada sepakat diatas materai, namun hingga saat ini belum ada.

"Bukan karena berdamai, kalau udah berdamai pasti sudah ada materai, itu gak ada." sambungnya.

"Kok pada nyimpulin damai." sambungnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved