Berita Nasional
Susno Duadji Minta Hakim Adil Pada Sidang Ferdy Sambo: Bukan Kehendak Siapa & Bisik-Bisik Tetangga
Susno Duadji Minta Hakim Adil Pada Sidang Ferdy Sambo: Bukan Kehendak Siapa & Bisik-Bisik Tetangga
Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEl.COM - Nasib karir Irjen Pol Ferdy Sambo kini tengah diujung tanduk.
Setelah dinonaktifkan, Ferdy Sambo jadi tersangka dan terancam hukuman mati gegara disebut lakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Susno Duadji pun menganalisa kasus Ferdy Sambo yang dinilainya luar biasa.
Baca juga: Pakar Ekspresi Wajah Terkejut Analisa Ekspresi Wajah Ferdy Sambo Disidang Hakim: Luar Biasa Santai
"Ferdy Sambo itu luar biasa bisa menangis, dia percaya awalnya, tapi sepandai tupai melompat jatuh juga," ujar Susno Duadji, dilansir Youtube TV One, Kamis (25/8/2022).
Susno Duadji percaya kalau institusi akan mengadili Ferdy Sambo.
"Kita percaya support DPR dan nyatanya terbongkar dan mari kita kawal bongkar," katanya.
Diharapkan Susno Duadji mendapatkan hakim yang bersih.
"Mudah mudahan dapat hakim yang bersih, yang benar benar clear dan tahu keadilan rakyat," ujarnya.
"Bukan menurut kehendak siapa, seadil-adilnya, tidak mendengar bisik-bisik tetangga," ujarnya.
Kini publik menunggu bagaimana keadilan ditegakan dalam penghakiman Ferdy Sambo.
Susno Duadji Sebut Nasibnya Dulu Sama Seperti Brigadir J: Bintang 3 Direkayasa Sampai Dikurung
Susno Duadji kini mengaku nasibnya sama seperti Brigadir J dahulu saat ia masih aktif jadi anggota polisi
Meski begitu, Susno Duadji meminta publik tidak menyelahkan istitusi Polri.
Karena menurut Susno Duadji yang bersalah adalah oknum bukan institusi Polri.
"Sungguh sangat menyedihkan kenapa saya sendiri, sebelum bertani pernah direkayasa," ujarnya, dilansir Youtube Susno Duadji, Senin (22/8/2022).
"Saya seorang Bintang Tiga Kabareskrim bisa direkayasa, direkayasa aparat dimana saya berada," ujarnya.
Ia juga sedih karena oknum polisi dulu merekayasa dirinya.
"Institusi yang saya cintai, tapi saya yakin yang menyerang diri saya bukanlah institusi, kalau institusi baik adanya," ujarnya.
Susno Duadji bersuara kasus Brigadir J demi keadilan.
"Saya turun bersuara ini demi cinta saya pada Polri," katanya.
"Yang merekayasa diri saya menjadi korban sampai dikurung, sampai dicopot dari jabatan termasuk Brigadir J sampai hilang nyawanya, itu oknum merekayasa bukan institusi, institusi baik adanya.
Kini publik menunggu kasus kelanjutan Brigadir J.
Baca berita lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Susno-Duadji-Bongkar-Rahasia-Kekuasaan-Ferdy-Sambo-di-Polri.jpg)