Berita Kemenkumham Sumsel

PNBP dari Kekayaan Intelektual Kemenkumham Sumsel sebesar Rp.1.307.125.000

jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan kekayaan Intektual Kemenkumham Sumsel Rp 1.307.125.000

Editor: Sri Hidayatun
Humas Kemenkumham Sumsel
Sampai dengan pertengahan bulan Agustus 2022 jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan kekayaan Intelektual dari Kanwil Kemenkumham Sumsel sebesar Rp.1.307.125.000 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG- Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Kadivyankumham) Kanwil Kemenkumham Sumsel, Parsaoran Simaibang, senin  (22/08/2022) mengatakan, sampai dengan pertengahan bulan Agustus 2022 jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan  kekayaan Intelektual dari Kanwil Kemenkumham Sumsel sebesar Rp.1.307.125.000 sedangkan pada Tahun 2021 PNBP nya sebesar Rp. 1,180 milyar. 

PNBP tersebut berasal dari pendaftaran 1.106 hak cipta, 555 pendaftaran merek, 4 paten, dan 3 disain industri.

Selain itu menurut Simaibang, pihaknya juga telah memfasilitasi 24  permohonan kekayaan intelektual komunal (KIK) dari Sumsel, KIK tsb terdiri dari pengetahuan trasional, ekspresi budaya tradisional, indikasi geografis dan sumber daya genetik.

KIK yang sudah didaftarkan yaitu tari rodat cempako, tari sambut sebimbing sekundang, tari salak serumpun, tari nanggok, tari tanggai, tari kipas serumpun, tari sambang berangkai dan tari Pirdi. 

Kemudian, Rumah tradisional, ada rumah limas dan rumah ulu. Sementara itu ada pula tata cara adat perkawinan yakni Nyelimut dan cacapan.

Baca juga: Kakanwil Kemenkumham Sumsel Pimpin Upacara HUT Kemenkumham di Palembang

Pada Seni Rupa ada megalitik dan pance, sedangkan Peralatan tradisional ada Isek (pembawa air), dan Bakhe (bakul).

Selanjutnya Senjata tradisional kujur, aiyakh sungai ogan, ndai bukit pelawi, ingetan musim duku, damenye. Terakhir Kain yakni kain tenun tajung dan blongsong. 

Kakanwil Kemenkumham Sumsel berharap masyarakat di Sumsel untuk mendaftarkan merek dagang atau jasanya.

Karena merek sebagai salah satu tanda pengenal untuk membedakan barang atau jasa yang satu dengan lainnya. Juga sebagai alat promosi/iklan barang atau jasa. 

Selain itu merek juga sebagai dasar membangun citra/reputasi serta memberikan jaminan atas mutu produk barang/jasa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved