Harga Sawit Palembang

Harga Sawit Palembang: Harga TBS Hari Ini di Muratara Rp 1.600-an, Pabrik Diminta Lakukan Ini

Harga sawit Palembang, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Muratara hari ini Rp 1.600-an per kilogram.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Harga sawit Palembang, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Muratara hari ini Rp 1.600-an per kilogram. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Harga sawit Palembang, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Muratara hari ini Rp 1.600-an per kilogram.

Harga TBS di Muratara sebesar Rp 1.600 per kilogram ini untuk tingkat pengepul atau RAM. Harga ini akan berpengaruh dengan harga sawit Palembang.

Harga sawit Palembang dan harga TBS di Muratara sebenarnya fluktuatif dalam sepekan terakhir ini, namun tidak sampai terjadi kenaikan atau penurunan yang signifikan.

"Fluktuatif lah, naik turun, tapi dikit-dikit, tidak seberapa lah, kalau sekarang masih Rp 1.600-an itulah," ujar Darwan, petani dijumpai TribunSumsel.com, Kamis (18/8/2022).

Sementara itu, Bupati Muratara, Devi Suhartoni meminta pabrik kelapa sawit (PKS) di daerah ini agar membeli TBS dari petani dengan harga di atas Rp 2.000 per kg.

Menurut dia, PKS tidak bisa lagi beralasan membeli buah sawit petani dengan harga murah karena adanya pungutan ekspor CPO (crude palm oil) atau minyak kelapa sawit mentah.

Baca juga: Harga Karet Palembang: Harga Karet Hari Ini di Indralaya Ogan Ilir Sumsel, Turun Rp 400 per Kg

Sebab, kata Devi, pemerintah telah menghapus atau menggratiskan pungutan ekspor CPO beserta produk turunannya hingga 31 Agustus 2022 ini.

"Pungutan ekspor (CPO) sudah dihapus, arahan Menteri Perdagangan waktu kunjungan kerja ke Jambi baru-baru ini meminta agar PKS membeli TBS petani di atas harga dua ribu," kata Devi.

Ia menyampaikan kepada para petani agar menginformasikan ke pemerintah daerah mengenai harga jual TBS baik di pabrik dalam wilayah Muratara maupun di luar daerah.

Mengingat, kata Devi, petani sawit di daerah ini tidak hanya menjual TBS ke pabrik dalam wilayah Muratara saja, tetapi juga banyak menjual ke pabrik di Musirawas bahkan ke provinsi tetangga yaitu Jambi.

"Infokan ke kami berapa harga jual ke pabrik di sini, berapa harga jual ke Musirawas, Jambi, memungkinan nanti akan kami undang (pimpinan) pabrik-pabriknya untuk koordinasi," ujar Devi.

Ia menegaskan, pemerintah Muratara terus mendorong penyelesaian persoalan harga TBS murah ini, dan selalu memantau perkembangan harganya di tingkat pengepul atau RAM.

Sebab, lanjut Devi, harga TBS sawit murah membuat ekonomi masyarakat menjadi sulit, begitu pula perekonomian daerah turun, dimana saat ini harga bahan-bahan pokok rata-rata naik.

"Kami akan terus berusaha untuk mendorong harga buah sawit dibeli sesuai arahan pemerintah, pabrik harus patuh dengan pemerintah, dan petani juga harus menjaga kualitas TBS," katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved