Berita Palembang

Bocah Kelas 3 SD Korban Asusila Ayah Angkat di Palembang, Pelaku Pria Usia 60 Tahun

Bocah kelas 3 SD menjadi korban asusila ayah angkat di Palembang Kelurahan 7 Ulu. Pelaku pria yang sudah berusia 60 tahun.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Orangtua bocah kelas 3 SD menjadi korban asusila ayah angkat di Palembang Kelurahan 7 Ulu melapor ke Polrestabes Palembang, Senin (16/8/2022). Pelaku pria yang sudah berusia 60 tahun. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bocah kelas 3 SD menjadi korban asusila ayah angkat di Palembang Kelurahan 7 Ulu.

Bocah perempuan berinsial AD yang masih berusia 8 tahun tersebut menjadi korban asusila ketika mengantarkan buah-buahan ke rumah pelaku.

Akibatnya korban bocah korban asusila kini mengalami trauma. Didampingi orangtuanya korban melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (16/8/2022).

Ibu korban, Sy menceritakan peristiwa yang membuat putrinya trauma itu terjadi pada Minggu (14/8/2022) bermula ketika ia meminta anaknya untuk mengantarkan buah-buahan kepada pelaku GD (60).

"Pas pulang sekolah saya minta anak saya kasih buah-buahan ke rumah pelaku sekitar pukul 11:00 WIB, tidak jauh dari rumah kami. Dia (pelaku) sudah anggap kami seperti keluarganya sendiri, anak saya dianggap jadi anak angkatnya," kata Suryani.

Sekitar dua setengah jam berselang, korban pulang dengan gelagat cemas sambil memegangi alat vital. Di tangan AD terlihat ia memegang uang Rp 15 ribu.

"Dia terlihat ketakutan. Saya tanya mau makan dak nak? Idak katanya. Terus ada pegang uang Rp 15 ribu di tangan dia, anak saya bilang sakit di bagian alat vitalnya dan habis dicium-cium tubuhnya oleh pelaku, " jelasnya.

Baca juga: Merdeka Itu Dikasih Kebun Sawit 1 Hektare, Makna Kemerdekaan Menurut Suku Anak Dalam (2)

Menurut cerita korban, lanjut dia, saat dicabuli korban berontak dan ingin pulang namun dicegah oleh pelaku.

"Pas di rumah pelaku, anak saya ketakutan dan mau pulang tapi dicegah oleh pelaku. Kemudian dikasih uang," ujarnya.

Dari peristiwa itu akhirnya ia memeriksa kondisi korban di Rumah Sakit dan ada sedikit pembengkakan pada alat kelamin korban.

"Sudah diperiksa ke rumah sakit, " katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan laporan korban yang sudah diterima di SPKT Polrestabes Palembang.

"Laporan korban sudah diterima pasal 76E Jo 82 tentang perlindungan anak. Segera kami tindaklanjuti, " katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved