Berita Nasional

Kisah Pencuri Motor yang Nyemplung ke Sungai Saat Dikejar Polisi, Keluar Karena Kehabisan Nafas

Aksi nekat itu dilakukan oleh Didit Ramadon (28) warga Lorong Harapan Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Palembang. 

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Slamet Teguh
Istimewa
DPO Curanmor diamankan tim Beguyur Bae Opsnal Ranmor Polrestabes Palembang pimpinan Iptu Jhoni Palapa, Sabtu, (13/8/2022) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang DPO kasus curanmor sempat  melompat ke sungai belakang rumahnya saat akan ditangkap tim Beguyur Bae Opsnal Ranmor Polrestabes Palembang, Sabtu, (13/8/2022). 

Aksi nekat itu dilakukan oleh Didit Ramadon (28) warga Lorong Harapan Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Palembang. 

Akan tetapi upaya melarikan diri tersebut gagal. 

Didit ditangkap bahkan mendapat "hadiah" berupa tembakan petugas di betis kanannya karena terus melawan saat akan ditangkap. 

"Sudah dua kali pak saya maling motor," kata Didit saat menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang

Dia mengaku, menjalankan aksi pencurian sepeda motor di perumahan Griya Asri bersama dengan rekannya berinisial YP. 

Pada aksi pertama, Didit dan YP berhasil membawa satu sepeda motor yang kemudian mereka jual dengan harga Rp.1,5 juta. 

Didit mengaku hanya memperoleh bagian sebesar Rp.70 ribu dari hasil tersebut yang kemudian uangnya dia gunakan untuk makan. 

"Aksi kedua kami tidak berhasil soalnya ketahuan warga," kata dia. 

Baca juga: 11 Satpam RSUP Kariadi Ditangkap Oleh Polrestabes Semarang Usai Hajar Maling HP Hingga Tewas

Baca juga: Ratusan Ribu Benih Lobster Dilepas di Pulau Mutun Lampung, Hasil Tangkapan Polrestabes Palembang

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, Didit adalah Target Operasi (TO) yang sudah melakukan tindak pencurian di wilayah hukum Polsek Ilir Barat (IB) I. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved