Berita Kemenkumham Sumsel

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Hadiri “Opera”

Wamenkumham pada kesempatan ini menyampaikan terkait paradigma hukum pidana modern yang tidak hanya berorientasi pada keadilan retributif.

Editor: Slamet Teguh
Dokumen Kemenkumham Sumsel
Kakanwil Kemenkumham Sumsel Hadiri “Opera” 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Sabtu(13/8) mengatakan, jajarannya mengikuti kegiatan Obrolan Perancang Peraturan Perundang-undangan (Opera) dengan tema “KUHP Nasional sebagai bentuk kemandirian di bidang Hukum Pidana Indonesia”, secara virtual bertempat di Ruang Teleconference Kanwil setempat (12/8).

Kegiatan Obrolan Perancang Peraturan Perundang-undangan (Opera) tersebut dibuka langsung oleh Plt. Dirjen Peraturan Perundang Undangan, Dr. Dhahana Putra sekaligus sebagai pembawa acara dan selaku narasumber yakni Wamenkumham, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej.

Wamenkumham pada kesempatan ini menyampaikan terkait paradigma hukum pidana modern yang tidak hanya berorientasi pada keadilan retributif atau pembalasan. Tetapi keadilan korektif, restoratif, dan rehabilitatif. 

Wamenkumham sampaikan 14 isu krusial RUU KUHP dimana ketentuan hukum di masyarakat diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 601 RUU KUHP yang dapat digunakan sebagai acuan untuk mempidanakan seseorang, jika perbuatan itu tidak diatur dalam KUHP. 

Baca juga: Kakanwil Kemenkumham Sumsel Pimpin Upacara Tabur Bunga di TMP Ksatria Ksetra Siguntang

Baca juga: Kemenkumham Sumsel Gelar Turnamen Bulutangkis Antar Pegawai

Isu krusial lainnya adalah  terkait masalah penganiayaan hewan, kecurangan profesi Advokat, penghinaan terhadap  pengadilan, penodaan agama, persoalan aborsi, kejahatan asusila, hingga mengenai penjatuhan hukuman pidana mati yang dapat dirubah menjadi hukuman seumur hidup jika dalam kurun 10 tahun terpidana berkelakuan baik. 

“Pidana dalam RKUHP tidak melulu soal sanksi namun tindakan sehingga tak terbatas pada pidana penjara. Ini juga untuk bisa menjadi langkah mengurangi over crowded di dalam lapas”, kata Wamenkumham.

Turut hadir bersama Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Kadiv Yankumham Parsaoran Simaibang, Kabid Yankum, Ave Maria Sihombing, beserta para Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan, Penyuluh Hukum dan Analis Hukum pada Kanwil Kemenkumham Sumsel. (ril)

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved