Berita Nasional
Bharada E Mulai Buka Mulut, Ajukan Justice Collaborator Hari Ini Ungkap Misteri Kasus Brigadir J
Kini, Bharada E akan mengajukan diri sebagai Justice Collaborator kepada LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban). Bharada E telah siap menguak fa
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Aggi Suzatri
TRIBUNSUMSEL.COM- Pasca Bharada E ditetapkan sebagai tersangka, fakta baru semakin terkuak.
Keberadaan Bharada E saat ini juga disebut jadi salah satu saksi kunci kematian Brigadir J.
Diketahui sebelumnya, Bharada E mengaku menembak Brigadir J hingga tewas di rumah dinas eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo beberapa waktu lalu.
Namun pernyataan tersebut berubah baru-baru ini.
Kini, Bharada E akan mengajukan diri sebagai Justice Collaborator kepada LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).
Baca juga: KRONOLOGI Brigadir Ricky Rizal jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Pengakuan Sebelumnya Janggal
Kabar pengajuan Bharada E sebagai Justice Collaborator kepada LPSK disampaikan oleh tim kuasa hukum, Muhammad Burhanuddin.
Burhanuddin menjelaskan akan mengajukan permohonan Justice Collaboration ke LPSK pada hari ini, Senin (8/8/2022).
Di mana permohonan tersebut terkait kasus misteri kematian Brigadir J.
"Iya hadir langsung, Senin akan diajukan Justice Collaborator ke LPSK, Siang hari, tiba di LPSK." ungkap Burhanuddin saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Minggu (7/8/2022).
Justice Collaborator itu sendiri merupakan salah satu syarat agar Bharada E tetap bisa dilindungi oleh LPSK asal mau mengungkap pelaku utama atas kasus yang menjeratnya.
Baca juga: POTRET Dewi Centong Camat Payakumbuh Yang Dicopot Gegara Catwalk Ala Citayam Fashion Week
Sebagai Justice Collaborator, Bharada E telah siap untuk menguak fakta-fakta terkait kematian Brigadir J.
Diakui kuasa hukumnya, Bharada E sudah bertekat untuk membuka tabir rahasia yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
"Bharada E sudah secara terang benderang akan membuka tabir gelap yang selama ini menjadi tertutup," tegas Burhanuddin.
Belakangan Bharada E menyatakan tidak ada kontak tembak antara dirinya dengan Brigadir J.
Bahkan Bharada E mengaku saat dia turun dari lantai dua rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo itu, ia melihat Brigadir J sudah terkapar di lantai.
Dalam laporan yang disampaikan oleh pihak kepolisian sebelumnya, disebutkan bahwa peristiwa baku tembak tersebut berawal dari teriakan minta tolong istri Ferdy Sambo yang katanya menjadi korban pelecehan oleh mendiang Brigadir J.
Hingga kemudian Bharada E menghampiri sumber suara tapi disambut Brigadir J yang langsung menodongkan senjata dan baku tembak tidak dapat dihindari lagi.
baca berita lainnya di google news
Artikel lengkapnya di Kuasa Hukum: Bharada E Sebut Tidak Ada Tembak Menembak soal Tewasnya Brigadir J