Pilpres 2024
Anies Baswedan - AHY Maju di Pilpres 2024, Ini Penjelasan Partai Demokrat
Duet Anies Baswedan - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2024 kian santer berhembus. Sayangnya Demokrat tidak bisa mengusung calon sendiri
TRIBUNSUMSEL.COM - Duet Anies Baswedan - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2024 kian santer berhembus.
Sayangnya Demokrat tidak bisa mengusung calon sendiri mengingat PT tak mencapai 20 persen.
Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, partainya tengah fokus mematangkan rencana koalisi dengan Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Hingga kini, belum ada pembahasan ihwal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dari ketiga partai untuk Pemilu 2024.
Ini disampaikan Herzaky merespons berkembangnya isu bahwa koalisi Demokrat, Nasdem, dan PKS akan mengusung Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai capres dan cawapres.
"Kami masih fokus untuk membangun koalisi dulu bertiga, meskipun tetap jalin komunikasi dengan seluruh parpol," kata Herzaky kepada Kompas.com, Selasa (2/8/2022).
Menurut Herzaky, nama capres dan cawapres baru akan dibahas setelah koalisi resmi terbentuk.
Dia mengatakan, setiap partai politik punya mekanisme dan aturan sendiri dalam menentukan calon yang akan diusung.
Hingga kini, belum ada satu pun dari ketiga parpol yang usulan capresnya sudah final.
"Nama-nama capres dan cawapres setelah bangunan koalisi terbentuk, kriteria capres dan cawapres final, baru lah berbicara mengenai usulan dari tiap partai," ujarnya.
Di internal Demokrat sendiri, kata Herzaky, banyak aspirasi dari kader dan konstituen yang meminta supaya ketua umum mereka, AHY, menjadi capres atau ikut kontestasi Pilpres 2024.
Herzaky mengaku, ihwal ini belum dibahas oleh partainya.
Demokrat masih mendengar aspirasi dari banyak pihak. AHY pun telah menyampaikan bahwa ihwal capres bergantung pada kesepakatan koalisi.
Sebab, butuh 20 persen kursi DPR RI untuk dapat mencalonkan capres dan cawapres.