Berita Muratara

Bupati Devi Dapat Penghargaan "Matalokal Award", Inovator Komoditi Baru Bawang Merah di Muratara

Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Devi Suhartoni mendapat penghargaan "Matalokal Award" atas inovasinya mengembangkan budidaya bawang merah

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Kepala Newsroom Sriwijaya Post-Tribun Sumsel, Hj L Weny Ramdiastuti menyerahkan plakat penghargaan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Muratara, Ade Meiri Siswani yang mewakili Bupati Muratara Devi Suhartoni saat menerima penghargaan "Matalokal Award" pada puncak perayaan HUT ke-10 Tribun Sumsel di Griya Agung Palembang, Selasa (12/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah 


TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Devi Suhartoni mendapat penghargaan "Matalokal Award" atas inovasinya mengembangkan budidaya bawang merah sebagai komoditi baru di daerah ini.

Penghargaan diberikan pada puncak perayaan HUT ke-10 Tribun Sumsel di Griya Agung Palembang, Selasa (12/7/2022).

Pada kegiatan itu juga digelar acara Serasehan Nasional Kelompencapir Milenial 1001 Cerita dari Bumi Sriwijaya untuk Indonesia Menuju Sumsel Mandiri Pangan.

Penghargaan diberikan kepada kepala daerah yang memiliki inovasi dan dedikasi tinggi dalam mendukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang digagas Gubernur Sumsel, Herman Deru. 

Plakat penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Newsroom Sriwijaya Post-Tribun Sumsel, Hj L Weny Ramdiastuti didampingi GM Bisnis, Ririen Kusumawardhani.

Penghargaan diterima oleh Bupati Muratara Devi Suhartoni yang diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Ade Meiri Siswani.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Tribun Sumsel yang telah menilai dan memberikan penghargaan. Namun yang terpenting bagi kami adalah kerja, program inovasi bawang merah ini harus terus berkembang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.

Tak hanya Bupati Devi Suhartoni yang mendapat penghargaan pada kesempatan ini, seorang petani asal Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara, juga mendapat penghargaan atas inovasinya. 

Petani itu bernama M Sopli, sang inovator yang memiliki inovasi membuat cairan penyubur tanaman secara mandiri dari urine sapi yaitu pupuk organik cair (POC).

"Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Tribun Sumsel atas penghargaan ini. Semoga ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memproduksi POC dan menjadi contoh bagi petani yang lain untuk berinovasi," kata M Sopli.

Selain itu, tim dari Dinas Pertanian dan Perikanan Muratara juga memperoleh prestasi yang cukup membanggakan dalam peringatan HUT ke-10 Tribun Sumsel ini. 

Mereka berhasil meraih Juara III pada grand final lomba Cerdas Cepat tingkat Provinsi Sumsel usai mengalahkan sejumlah daerah di babak penyisihan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Rumah Dinas Bupati Muratara Terbuka untuk Siapapun di Hari Raya Idul Adha

Tim dari Dinas Pertanian dan Perikanan Muratara berjumlah tiga orang, yakni Muhammad Yunus Apriansyah, Roihan Baihaki, dan Muhammad Sopli. 

Mereka masing-masing mewakili tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian (PPEP), perwakilan kelompok tani/gapoktan/koorporasi pertanian, serta petani inovatif atau petani milenial. 

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur sekali walaupun juara tiga, kami sudah berjuang maksimal untuk Muratara, kami juga mengakui peserta dari 17 kabupaten kota di Sumsel hebat-hebat semua," kata kapten tim, Yunus Apriansyah.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved