Berita Ogan Ilir Bangkit

Arena Layang-layang di Tanjung Senai Dipuji Peserta dan Juri Fornas VI.Dinilai Ideal

Arena layang- layang Tanjung Senai, Ogan Ilir dapat pujian dari juri dan peserta Fornas karena dinilai sangat ideal

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Sri Hidayatun
Agung Dwipayana/tribunsumsel.com
Arena layang-layang di Tanjung Senai Ogan Ilir yang dipuji juri dan peserta pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI telah berakhir dan tiga induk olahraga (inorga) telah menyelesaikan seluruh pertandingan di Tanjung Senai, Ogan Ilir.

Sebagai penyelenggara pendamping Palembang, Ogan Ilir mendapat apresiasi dari salah satu juri Fornas, khususnya mengenai arena layang-layang.

Bagi juri, arena layang-layang di Tanjung Senai sangat ideal dan memiliki karakteristik tersendiri.

"Tanjung Senai sebenarnya slow wind (kecepatan angin rendah), tapi sangat ideal karena berada di lokasi tersendiri," kata Supriyanto, dewan juri dari Persatuan Layang-layang Indonesia (Pelangi) Pusat, Kamis (7/7/2022).

Dengan lokasi di lahan terbuka tanpa ada bangunan maupun pepohonan tinggi, maka layang-layang dengan ukuran dan kapasitas besar dapat melayang bebas.

Baca juga: Kormi Pusat Sebut Fornas VI Sumsel Jadi Fornas Terbaik Yang Pernah Diselenggarakan

"Pada dasarnya, arena layang-layang itu yang penting ada anginnya. Tapi di Tanjung Senai punya segalanya, luas lapangan, angin," papar Supriyanto.

"Untuk standar nasional saya rasa Tanjung Senai layak untuk kompetisi layang-layang tingkat nasional," paparnya lagi.

Bagi peserta lomba, arena layang-layang di Tanjung Senai sangat nyaman dan memanjakan mata.

"Pemandangan latar belakang perkebunan tebu, jalan tol dan angin di sini bikin permainan nyaman," kata Jeukes, operator layang-layang asal Kalimantan Utara.

Terpisah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir selaku penggarap arena layang-layang mengatakan, pengerjaan selesai tepat satu hari sebelum pergelaran Fornas.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir, Ruslan mengatakan, lahan arena layang-layang seluas 5 hektar digarap selama tiga minggu.

"Pembukaan arena layang-layang mulai dari pembersihan tanaman liar, pengurukan tanah dan pemindahan material tanah ke sisi arena. Karena ini instruksi Bapak Bupati, maka kami garap dengan bantuan beberapa alat berat dan alhamdulillah selesai tepat waktu," terang Ruslan.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved