Pilpres 2024

NasDem dan PKS Berkoalisi di Pilpres 2024, Tinggal Tunggu Demokrat untuk Usung Anies Baswedan ?

NasDem dan PKS dipastikan berkoalisi di Pilpres 2024. Partai NasDem dan PKS tinggal menunggu Demokrat agar memenuhi syarat presidential threshold

ist
Petinggi NasDem bertemu dengan PKS siang ini. Pertemuan tersebut diprediksi untuk berkoalisi mengusung Anies Baswedan sebagai capres. 

TRIBUNSUMSEL.COM - NasDem dan PKS dipastikan berkoalisi di Pilpres 2024.

Partai NasDem dan PKS tinggal menunggu Demokrat agar memenuhi syarat presidential threshold (PT) 20 persen.

NasDem sendiri telah memiliki jagoan untuk diusung pada Pilpres 2024 diantaranya Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Jenderal Andika Perkasa.

Pertemuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Dikutip dari laman PKS,ada tiga poin yang disepakati dalam pertemuan tersebut.

Salah satunya adalah menyepakati persiapan kerjasama untuk Pemilihan Presiden 2024.

Sebelumnya aktivis Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyoroti putusan rekomendasi Rakernas Partai NasDem mendukung Anies Baswedan jadi calon presiden di Pemilu 2024.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, di Gedung DPP Partai Nasdem, Rabu (24/7/2019)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, di Gedung DPP Partai Nasdem, Rabu (24/7/2019) ((KOMPAS.com/RYANA ARYADITA UMASUGI))

Pigai menyebut bahwa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh adalah sosok politikus yang hebat.

"Target utama Nasdem adalah mendongkak suara lantaran Capres untuk masuk 3 besar di parlemen maka jika pilih Ganjar Pranowo basis suaranya di PDIP jadi tidak mungkin mereka beralih ke Nasdem, apabila Andika maka Nasdem tidak banyak dapat suara, dan Anies pendukungnya banyak dan beliau juga tidak punya Partai jadi Nasdem ini tunjuk Anies untuk Vote Getter NasDem," kata Pigai lewat keterangan yang diterima Tribun, Minggu (19/6/2022).

Menurutnya, keputusan Surya Paloh memilih Anies adalah langkah realistis.

Tujuan lain adalah ingin menjaring suara besar untuk NasDem di Pileg 2024.

Pigai juga mengungkap bahwa ternyata Anies Baswedan yang memberi nama ormas Nasional Demokrat dan merancang logonya.

"Satu hal yang orang tidak tahu adalah pemberian Nama Nasional Demokrat (Nasdem) dan lambang Partai itu dirancang oleh Anies Baswedan. Dan yang paling penting adalah Surya Paloh, Jusuf Kalah memiliki Pasion Politik yang sama atau mirip Pak Anies adalah junior dan kadernya Jusuf Kalla. Itulah alasan yang mendasari Pak Surya Paloh akan Pilih Anies Baswedan," ujarnya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved