Berita Palembang
Pemudi Muara Enim Pakai Busana Unik 20 Kg, Ada Dodol dan Uang Dapur, Jambore Pemuda Daerah Sumsel
Seorang pemudi bernama Roudatul Ramadanti Amin memakai pakaian unik pada pembukaan Jambore Pemuda Daerah Sumatera Selatan di JSC.
Penulis: Widya Tri Santi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang pemudi bernama Roudatul Ramadanti Amin memakai pakaian unik pada pembukaan Jambore Pemuda Daerah Sumatera Selatan yang digelar di venue menembak Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (18/6/2022).
Roudatul Ramadanti Amin, pemudi dari kontingen Muara Enim memakai busana yang beratnya hampir 20 kilogram saat digelarnya pembukaan Jambore Pemuda Daerah Sumatera Selatan
Roudatul Ramadanti Amin menceritakan pada pembukaan Jambore Pemuda Daerah Sumatera Selatan ini dia mengenakan busana yang mempresentasikan maskot dari Kabupaten Muara Enim.
Pakaian unik terdiri dari kembang tanjung mengikat kepala, dan juga terlihat di belakang punggung pemudi ini membawa serah-serahan khas dari kabupaten Muara Enim yang berisikan dodol ambur dan uang dapur.
Roudatul Ramadanti Amin menceritakan rasa bangga saat ia membawa pakaian unik ini untuk mempersentasikan maskot dari Kabupaten Muara Enim.
"Pertama ada suatu kembangaan dari diri saya sendiri, karena bisa mempresentasikan adat dari Kabupaten Muara Enim, yang sedang saya gunakan ini menggambarkan serah-serahan dari asal Muara Enim," ucap yang sering di sapa Danti.
Serah-serahn tersebut berisi kan dodol ambur dan uang dapur. Yang dimana ia menceritakan ini adalah suatu serah-serahan yang ingin diminta oleh pihak mempelai wanita ke mempelai laki-laki.
"Ya tergantung dari pintaan wanita nya mau berapa banyak dodol (dudol) dan uang dapur," katanya.
Danti juga menggunakan kembang tanjung yang mengikat kepala nya.
Danti merupakan salah satu terpilih yang telah diseleksi oleh Kadispora Kabupaten Muara Enim selama kurang lebih satu minggu sejak mengikuti karantina.
"Banyak orang yang daftar, akan tetapi hanya 10 pasang yang terpilih. Dan salah satunya saya dan pasangan laki-laki yang terpilih untuk memakai maskot dari kabupaten Muara Enim," ujarnya.
Baca juga: 13 Kabupaten/Kota Ikuti Jambore Pemuda Daerah Sumatera Selatan di JSC, Berikut Daftar Perlombaan
Danti didampingi staff Kadispora Muara Enim menceritakan ini merupakan desain dari Ujang Suhendra dan tim. Maskot (pakaian unik) tersebut telah menelan dana sebesar Rp. 6 jutaan.
Danti merupakan salah satu anggota Kontingen Jambore Pemuda Daerah Sumsel dari Bumi Serasan Sekundang dari Kabupaten Muara Enim.
"Ini yang saya pakai beratnya kurang lebih 20 Kilogram. Ketika pembuatannya ini sudah dicoba 3 kali, hanya 5 menit terus itu dibuka terus pasang lagi," ujar Danti yang juga memakai sepatu hells yang tingginya 15 centimeter.
"Kalau sesak, nervous itu adalah hal manusiawi tapi tergantung dari diri kita sendiri untuk mengatasi itu semua. Sampai saat ini belum ada kendala saat memakai pakaian unik ini. Kabupaten Muara Enim Pasti Bisa Yakin Bisa," kata Danti sambil meneriakkan yel yel untuk menyemarakan Jambore Pemuda Daerah.
Pantauan di lapangan terdapat ada 13 Kabupaten/Kota yang mengikuti Jambore Pemuda Daerah. Dari kontingen-kontingan daerah membawakan pemuda-pemudi yang kreatif, ada juga yang memakai pakaian unik, pakaian adat daerah nya, dan jug ada pertunjukan silat saat pembukaan Jambore Pemuda Daerah.
Baca berita lainnya langsung dari google news.