Berita Palembang

Viral Ajakan Isi BBM Ganjil Jangan Genap, Ini Penjelasan Pertamina

Viral ajakan isi BBM ganjil jangan genap beredar di media sosial direspon langsung Pertamina.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Viral ajakan isi BBM ganjil jangan genap yang beredar di media sosial, hal ini langsung direspon Pertamina. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Viral ajakan isi BBM ganjil jangan genap beredar di media sosial direspon langsung Pertamina.

Info viral isi BBM ganjil jangan genap ini dibagikan di media sosial tante.rempong.official yang membagikan pengalaman pemilik kendaraan yang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam postingan tersebut pemilik kendaraan tersebut mengajak netizen lainnya agar isi BBM ganjil jangan genap. Angka genap misalnya Rp 10 ribu, 50 ribu, 100 ribu atau 200 ribu atau kelipatan genap lainnya sangat tidak disarankan.

Pelanggan dianjurkan mengisi BBM dengan angka ganjil dan tidak lazim atau angka unik.

Hal ini dilakukan agar pengelola SPBU tidak bisa mencurangi meteran bbm sehingga BBM yang dikeluarkan memang benar-benar sesuai dengan angka yang tertera pada meteran SPBU.

Tangkap layar ajakan isi BBM ganjil jangan genap, viral beredar di media sosial.
Tangkap layar ajakan isi BBM ganjil jangan genap, viral beredar di media sosial. (TRIBUN SUMSEL/HARTATI)

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan menegaskan ajakan dalam video yang mengatakan mengisi BBM dalam jumlah ganjil lebih baik dan potensi kecurangan kecil tidak lah benar.

"Hoax itu sebab meteran SPBU itu kan sudah ada standarnya dan selalu rutin dicek Dinas Metrologi jadi tahu kalau curang," ujar Nikho, Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Jual Beli Burung Beo Nias di Facebook, Pria di Palembang Ditangkap Polisi

Nikho mengatakan biasanya Dinas Metrologi akan melakukan tera ulang pada SPBU untuk memastikan jumlah takaran BBM yang tertera pada meteran di dispenser sesuai dengan volume BBM yang masuk ke tangki bensin kendaraan.

Nikho juga membantah anggapan yang mengatakan kalau isi BBM dengan kecepatan nozzle satu maka isi BBM yang masuk ke tangki kendaraan full murni BBM saja, sehingga mintalah petugas SPBU untuk mengisi BBM dengan kecepatan nozzle satu saja jangan tiga karena lebih banyak angin yang masuk tangki kendaraan.

"Info yang tidak benar hoax itu tidak ada pengaruhnya mau nozzle kecepatan nozzle satu atau tiga sebab takarannya sama," tegas Nikho.

Baca berita lainnya langsung dari google  news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved