Proses Pemakaman Eril

'Kami Tak Kenal Eril Tapi Kami Kehilangan', Driver Ojol Turut Kehilangan Sosok Eril, Dikenal Baik

Selain Dini, siswa sekolah lainnya, Ersa Dyah Ayu (16) asal SMAN 4 Bandung, juga mengaku kehilangan, meski tidak mengenal secara langsung dan hanya me

Tayang:
Editor: Weni Wahyuny
Screenshoot Humas Jabar
Pemakaman Eril di Cimaung Kabupaten Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNSUMSEL.COM, BANDUNG - Meski tak kenal langsung dengan sosok Emmeril Kahn Mumtadz, warga Bandung merasa kehilangan.

Mereka mengenal kebaikan Eril, sapaan akrab putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil itu.

Ungkapan rasa kehilangan itu diungkap oleh warga yang menunggu di pinggir jalan jenazah Eril melintas.

Ratusan orang dari berbagai lapisan, turut mengiringi kepergian Emmeril Khan Mumtadz atau Eril menuju peristirahatan terakhirnya.

Baca juga: Azzahra Menunduk, Putri Ridwan Kamil Terdiam Lihat Sang Kakak Eril Dimakamkan, Pegang Lukisan

Baca juga: Detik-detik Pemakaman Eril, Ridwan Kamil Turunkan Tanah Pertama ke Liang Lahat, Semua Terharu

Jenazah Eril
Jenazah Eril (Screenshoot Metro TV)

Menurut pantauan di halaman Gedung Pakuan, Senin (13/6/2022), sejumlah warga dari siswa sekolah, driver ojek online dan ibu-ibu berbaris di sisi kiri dan kanan Jalan Kebon Sirih hingga Jalan Cicendo arah Stasiun Bandung.

Warga sudah menunggu di bahu jalan sejak pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Terekam Kamera, Anak Berkebutuhan Khusus di Palembang Jadi Korban Pelecehan Tetangga

Dari mereka ada yang membawa spanduk bertuliskan ucapan belasungkawa untuk Eril, ada pula yang membawa bunga dan foto Eril.

"Kami di sini mau jadi bagian untuk menyaksikan terakhir kali kepergian A Eril," ujar Kurnia Dini, siswa SMA Negeri 14 Bandung, saat ditemui di Jalan Kebon Sirih, Senin (13/6/2022).

Meski tidak mengenal langsung sosok Eril, Dini mengaku ikut merasakan duka atas kepergiannya.

Ia pun mengaku terus mengikuti informasi perkembangan pencarian Eril hingga dimakamkan hari ini di Cimaung.

Selain Dini, siswa sekolah lainnya, Ersa Dyah Ayu (16) asal SMAN 4 Bandung, juga mengaku kehilangan, meski tidak mengenal secara langsung dan hanya mengikuti dimedia sosialnya saja.

"A Eril itu baik, peduli masyarakat, tiba-tiba A Eril meninggalkan kita semua. Semoga A Eril husnul khatimah, diterima amal ibadahnya dan dihindari dari siksa kubur," ujar Dyah.

Tidak hanya siswa sekolah, puluhan driver ojek online pun turut menjadi bagian dari masyarakat yang menyampaikan empati dan duka di depan rumah dinas Gubernur Jawa Barat.

Mereka serempak berseragam dan membawa spanduk.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved