Berita Banyuasin

Modus Baru Begal di Banyuasin, Pura-pura Pinjam Lalu Ditodong Pistol, Ini Kronologinya

Aksi Begal terjadi di di simpang Desa Rimba Alai Kecamatan Banyuasin III Banyuasin, Sabtu (4/5/2022) sekitar pukul 18.30 WIB

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM
Aksi pembegalan menimpa seorang warga bernama Sudirman saat melintas di simpang Desa Rimba Alai Kecamatan Banyuasin III Banyuasin, Sabtu (4/5/2022) sekitar pukul 18.30 WIB. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Aksi pembegalan dialami Sudirman  warga Desa Ujung Tanjung saat melintas di simpang Desa Rimba Alai Kecamatan Banyuasin III Banyuasin, Sabtu (4/5/2022) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kepala Desa Rimba Alai Rohmad Anwar yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari korban yang datang ke rumah karena sudah mengalami pembegalan.

Menurut Rohmad, korban Sudirman yang datang ke rumahnya di antar warga sudah menjadi korban begal di Desa Rimba Alai tepatnya tidak jauh dari Simpang 3 Tugu Hutan Larangan.

"Menurut cerita korban, dia dari Betung dan hendak pulang menuju rumahnya di Desa Ujung Tanjung. Diperjalanan, dia bertemu pemotor yang menyetopnya dengan alasan meminjam kunci busi," kata Rohmad, Minggu (5/5/2022).

Sebelumnya, karena kondisi sedang hujan sehingga korban memasukan ponsel, dompet dan lainnya ke dalam bagasi motor BG 2139 JBD yang dikendarainya.

Merasa aman karena barang berharga sudah di simpan di dalam bagasi motor, korban Sudirman kembali melanjutkan perjalanan.

Namun, saat melintas di Desa Rimba Alai korban di stop tiga orang dengan alasan meminjam kunci busi.

Saat korban berhenti dan membuka jok motor, seorang pelaku langsung menodongkan senjata jenis pistol ke leher korban.

Pelaku juga mengancam korban, untuk tidak berteriak.

Bila berteriak, korban akan di tembak.

Merasa terancam, korban berupaya melawan akan tetapi di tendang seorang pelaku lainnya.

Tendangan pelaku, membuat korban tersungkur di jalan.

Melihat korban tersungkur, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban.

"Korban sempat menjerit meminta tolong, tetapi karena sepi jadi pelaku ini leluasa melarikan motor korban. Sekitar 15 menit, ada warga kami yang melintas dan menolong korban dan dibawa ke rumah kami," ujar Rohmad.

Setelah mendengar cerita korban, menurut Rohmad pihaknya mengajak korban untuk melaporkan kejadian pembegalan tersebut.

Korban, dibawa ke Polsek Pangkalan Balai untuk membuat laporan terkait begal yang dialaminya.

Baca juga: Cerita Waydi, Petani Cabai di Banyuasin Tak Pernah Rasakan Harga Melambung Tinggi

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Harry ketika dikonfirmasi sudah mendengar adanya kejadian tindak kejahatan di simpang Tugu Hutan Larangan.

"Sudah tahu kejadian itu. Masih penyelidikan, " katanya singkat. 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved