2 Persiapan Penting Sebelum Berangkat Haji dan Umrah yang Harus Dilakukan Saat Masih di Tanah Air
Persiapan sebelum berangkat haji maupun umroh ke Baitullah mutlak harus dilakukan umat muslim. Lantas apa saja persiapannya?
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Novaldi Hibaturrahman
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Umroh merupakan ibadah yang bisa dilakukan kapan saja selama memiliki kemampuan harta yang cukup.
Arti umroh menurut bahasa adalah ziarah.
Ibadah ke Baitullah ini merupakan nikmat dari Allah SWT yang tak terkira sehingga kita harus menyukurinya.
Disamping itu, berbagai amalan dan persiapan juga perlu dilakukan orang-orang yang akan melaksanakan ibadah ini.
Lantas persiapan dan amalan saja yang perlu disiapkan umat muslim sebelum berangkat umrah ke tanah suci?
Persiapan Batin
- Bertobat dari segala dosa dan maksiat, baik dosa kepada Allah SWT, yaitu pelanggaran dari segala larangan-Nya dan keengganan melaksanakan perintahNya, serta dosa kepada sesama manusia.
- Meminta izin kepada orang tua atau yang dituakannya.
- Membayar segala hutang, mengembalikan harta yang diperoleh dengan cara dzolim (korupsi) dan aniaya (merampas hak orang lain).
- Dana yang digunakan benar-benar halal.
- Menyiapkan nafkah yang cukup bagi keluarga yang ditinggalkan.
- Banyak bersedekah kepada kaum dhuafa, fakir, dan miskin.
- Carilah teman seperjalanan yang sholeh, yang baik, senang menolong, sering mengingatkan jika lupa, suka menegur jika ada kesalahan, memotivasi kepada keteguhan dan kesabaran.
- Sebelum berangkat, berpamitan kepada teman, tetangga, dan juga saudara lain yang berdekatan. Meminta restu kepada mereka, dan mendoakan untuk mereka
Baca juga: Amalan Menjelang Tidur Lengkap Beserta Bacaan Doanya Anjuran Rasulullah SAW
Baca juga: Surat Maryam 98 Ayat Untuk Ibu Hamil Lengkap Arab Latin dan Terjemahannya
Baca juga: Amalan Sebelum Tidur : Bacaan Surat As Sajdah Lengkap 30 Ayat Beserta Tulisan Latin dan Terjemahan
Persiapan Batin
- Niat dan tujuan semata-mata adalah karena Allah SWT, dan bukan untuk mencari kemasyhuran dan gelar.
- Memperbanyak sedekah.
- Meninggalkan rafats (ucapan kotor; tidak berguna), fusuq (maksiat, keluar dari ketaatan kepada Allah SWT), dan jidal (berbantahan, bertengkar, dll).
- Rendah hati, lemah-lembut, mengutamakan kebaikan, budi pekerti yang baik, tidak menyakiti orang lain, husnudzon (berbaik sangka), sabar dan tabah dalam menghadapi perbuatan yang tidak menyenangkan dan menyakitkan.
- Ikhlas dalam segala ucapan dan juga perbuatan. Tidak memperhitungkan segala apa yang telah dikeluarkan untuk menyempurnakan ibadah haji maupun umroh.
- Ikhlas dan sabar dalam menghadapi musibah ataupun kerugian yang menimpa fisik dan harta.
Demikian amalan dan persiapan umroh yang perlu dilakukan umat muslim saat masih di tanah air.
Baca artikel dan berita lainnya langsung dari google news