Berita Banyuasin
Harga Buah Bulat Lebih Mahal, Petani Banyuasin Ujicoba Tanam Terong Pondoh Ungu di Dataran Rendah
Petani sayur yang ada di Kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin melakukan ujicoba menanam terong pondoh ungu di dataran rendah.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Petani sayur yang ada di Kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin melakukan ujicoba menanam terong pondoh ungu di dataran rendah.
Terong yang biasa ditanam di dataran tinggi ini, ternyata bisa hidup meski di dataran rendah. Petani menanam terong pondoh ungu ini, karena harganya yang lebih mahal ketimbang terong ungu panjang.
"Kalau terong pondoh ini, perkilonya bisa Rp 6.500 sampai Rp 7.000. Tapi, kalau terong ungu panjang, harganya hanya Rp 4.000 per kilonya," ujar Sahrul, Rabu (1/6/2022).
Keuntungan lain, menanam terong pondoh ungu ini juga tahan lama. Terong pondoh ungu, lebih tahan lama terhadap busuk ketimbang terong ungu panjang.
Baca juga: Sepasang Kekasih Dirampok di OKI, Pelaku Rampas Motor dan Barang Berharga, Ini Kata Polisi
Selain itu, waktu panen akan lebih cepat ketimbang terong ungu panjang. Hal inilah, yang membuat petani di Kelurahan Sukomoro memilih untuk menanam terong pondoh ungu ketimbang terong ungu panjang.
"Baru ujicoba dan sunah panen sekali. Panen pertama sekitar 50 kilogram dan ini akan panen lagi yang kedua. Kalau untuk pembeli, biasanya pedagang yang datang langsung untuk membeli. Terkadang, sampai memesan karena banyak peminatnya," pungkasnya.
Baca berita lainnya langsung dari google news.