Berita Palembang

35 Perusahaan di Sumsel Dilaporkan Tidak Bayar THR, Begini Respon DPRD Sumsel

35 Perusahaan di Sumsel dilaporkan tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran 2022 kepada karyawan. 

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,-- Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) bakal mendatangi langsung 35 Perusahaan yang tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran tahun ini kepada karyawan. 

Hal ini ditegaskan, Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli.

"Kita akan minta list perusahaan yang tidak bayar THR itu ke Disnakes. Kami akan datangi perusahaan tersebut," kata Syaiful Padli. 

Tak hanya mengecek persoalan THR, pihaknya juga akan mengecek kewajiban perusahaan tersebut perihal BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan bagi karyawan.

Karena menurut Syaiful, perusahaan yang tidak tertib administrasi biasanya juga lalai memenuhi kewajiban karyawan dalam hal kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan. 

"Kita minta komitmen dari perusahaan tersebut. Kami akan kejar perusahaan tersebut karena ini adalah hak dari karyawan dan diatur Undang-undang," ujar Syaiful. 

Menurut dia, jika perusahaan tidak membayar THR, maka Dinas Tenaga Kerja bisa memberikan sanksi peringatan hingga penutupan perusahaan. 

Sebelumnya, sebanyak 35 Perusahaan di Sumsel dilaporkan tidak membayar THR kepada karyawan. 

Baca juga: Kadis Perpustakaan Lahat Elfa Edison Ditetapkan Tersangka Kejari, Ini Kasusnya

Kabid Pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel Erman Rasul mengatakan, perusahaan yang dilaporkan bergerak di bidang perkebunan, rumah sakit, perdagangan dan pendidikan. 

"Dalam catatan ada 35 perusahaan di Sumsel yang tidak membayar THR kepada karyawannya," ungkap Erman Rasul.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved