Seputar Islam
Niat Sholat Qobliyah Setelah Adzan Jumat 2 Rakaat Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Berikut ini Bacaan niat sholat sunnah Jumat dapat dikerjakan ketika sebelum dan setelah Adzan jumat 2 rakaat beserta sholat sunah tahyatul masjid keti
Penulis: Abu Hurairah | Editor: Abu Hurairah
TRIBUNSUMSEL.COM - Berikut ini Bacaan niat sholat sunnah Jumat dapat dikerjakan ketika sebelum dan setelah Adzan jumat 2 rakaat beserta sholat sunah tahyatul masjid ketika masuk mesjid.
Niat Sholat sunnah sebelum Jumatan atau setelah adzan Jumat
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى
Latin : Usholli sunnatal jumu’ati rak’ataini qabliyatan lillahi ta’ala.
Artinya : “Aku niat salat sunah sebelum Jumat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Begitu juga dianjurkan untuk melakukan shalat sunah setelah Jumat atau disebut ba’diyatal Jumat.
Niat sholat tahiyatul masjid
أصَلِّي تَحِيَّةَ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ سُنَّةَ لِلّهَ تَعَاَلَى
Latin : Usholi tahiyyatul masjid, rok’ataini sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: "Aku niat sholat tahiyatul masjid dua rakaat sunnah karena Allah Ta’ala"
Baca juga: Batal Adu Jotos dengan Dewi Perssik, Nikita Mirzani Pilih Tinju dengan Dinar Candy, Alasannya Ini
Baca juga: 30 Quotes Jumat Berkah, Cocok Dijadikan Status atau Story di WhatsApp, Instagram, Facebook
Adapun perintah untuk melaksanakan sholat sunnah sebelum melaksanakan shalat jumat sebagai berikut :
مَنْ اغْتَسَلَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَصَلَّى مَا قُدِّرَ لَهُ ثُمَّ أَنْصَتَ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْ خُطْبَتِهِ ثُمَّ يُصَلِّي مَعَهُ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ الْأُخْرَى وَفَضْلُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ
“Barang siapa yang mandi, kemudian mendatangi shalat Jumat, lalu dia shalat semampuannya, dan diam (mendengarkan khutbah) hingga selesai, kemudian dia lanjutkan dengan shalat bersama imam, maka dia akan diampuni (dosa-dosa yang dilakukannya) antara hari itu dan hari Jumat yang lain, dan bahkan hingga lebih tiga hari.” (HR. Imam Muslim, no.1418)
Dikutip dari sufyanruray.info dari buku Syarhu Muslim lin Nawawi rahimahullah, 6/164-165,
Sahabat yang Mulia Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma berkata: