Berita Lubuklinggau

Sebanyak 14.205 Warga Lubuklinggau Belum Tercover BPJS, Ini Langkah Dinkes

Kepala Dinkes Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi mengatakan dari 231.518 jiwa jumlah penduduk Kota Lubuklinggau 93,86 persen sudah tercover BPJS

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Kepala Dinkes Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi mengatakan dari 231.518 jiwa jumlah penduduk Kota Lubuklinggau saat ini, 93,86 persennya sudah tercover BPJS. 


 TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Dalam waktu dekat Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) akan berupaya program Universal Health Coverage (UHC) kembali terlaksana.

Dimana 95 persen masyarakatnya, tercover dalam BPJS Kesehatan.

Salah satunya, dengan mengusulkan warganya yang tidak tercover BPJS PBI APBD ke BPJS JK APBN.

Kepala Dinkes Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi mengatakan dari 231.518 jiwa jumlah penduduk Kota Lubuklinggau saat ini, 93,86 persennya sudah tercover BPJS.

"Warga yang belum ada BPJS tinggal sedikit. Kurang lebih 14.205 atau 6,14 persen," ungkap Erwin pada wartawan, Jumat (6/5/2022).

Sementara yang sudah tercover BPJS sebanyak 93,86 persen dengan rincian penerima PBI JK APBN (PBPU) 42.004 dan bukan pekerja sebanyak 4.118.

"Insya Allah untuk UHC kita tinggal sedikit lagi, sisa peserta non aktif per April 2022 tinggal sebanyak 7.055 jiwa," ujarnya.

Erwin menyebutkan, syarat UHC harus 95 persen, sekarang tinggal 1,2 persen, bila setiap bulan usulan pihaknya diterima pusat, pihaknya optimis akan tercapai dalam waktu dekat.

"Kita optimis setelah lebaran semua sudah tercover BPJS Kesehatan. Ya mudah-mudahan, bulan ini ada penambahan lagi sehingga 95 persen masyarakat kita semua sudah tercover BPJS. Itu artinya kita sudah UHC lagi,” ujarnya.

Dengan dialihkan seperti ini ungkap Erwin, UHC tetap bisa dilaksanakan tanpa menganggu keuangan daerah.

Mengingat APBD Kota Lubuklinggau sangat terbatas.

Baca juga: Lebaran H+3, Warga Lubuklinggau Padati Mall, Wahana Permainan Anak Antre Panjang

Kemudian bagi warga yang belum tercover, namun, butuh biaya untuk berobat, masih bisa menggunakan kuota cadangan yang dimiliki oleh Pemkot.

”Kita ada kuota cadangan sebanyak 873, yang disiapkan untuk warga kita yang betul-betul tidak mampu. Mereka bisa datang ke Dinkes membawa surat keterangan tidak mampu, lalu BPJS mereka akan segera diaktifkan," ungkapnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved