Arti Kata
Arti Tanda/Simbol di Kepala Teletubbies Adalah, Ini Penjelasan Lengkap Maknanya
Arti Tanda/Simbol di Kepala Teletubbies Adalah, Ini Penjelasan Lengkap Maknanya, Anak Kelahiran tahun 90an pasti ingat dengan film Teletubbies keempat
Penulis: Abu Hurairah | Editor: Abu Hurairah
TRIBUNSUMSEL.COM - Anak Kelahiran tahun 90an pasti ingat dengan film Teletubbies keempat boneka populer Tinky Winky, Dipsy, Lala dan Po
Teletubbies adalah serial televisi yang cukup populer dan banyak digemari anak-anak pada masa itu
Semua karakternya gendut, lucu, dan menggemaskan. Masing-masing dari mereka memiliki warna yang berbeda dan ada lambang yang derdapat di atas kepada Teletubbies.
Lantas apa arti di atas kepala Teletubbies punya makna yang kontroversial? Berikut dikutip dari TribunSolo.com ulasan lengkapnya :
Baca juga: Fans Tertawakan Adegan Amanda Manopo & Arya Saloka di Parkiran Ini, Disebut Mirip Teletubbies
1. Tinky Winky
Tinky Winky adalah karakter pria paling bongsor berwarna ungu.
Ia punya lambang antena berbentuk segitiga terbalik di atas kepalanya.
Nah, ternyata lambang ini merupakan representasi dari kaum gay!
Jika pria maskulin dilambangkan dengan segitiga tegak, maka kaum gay adalah kebalikannya.
Fakta ini semakin dipertegas dengan barang-barang favorit milik Tinky Winky.
Kamu pasti ingat kan Tinky Winky punya barang favorit apa?
Yap, barang favoritnya adalah sebuah rok tutu dan tas jinjing wanita berwarna merah.
Baca juga: Melahirkan Anak Kedua, Cut Meyriska-Roger Danuarta Beri Nama Jourell Kenzie Danuarta
2. Dipsy
Dipsy adalah karakter pria kedua.
Ia memiliki warna hijau dan antena yang berbentuk tegak lurus.
Barang favorit Dipsy adalah sebuah topi tinggi bercorak hitam dan putih.
Karakteristik yang dimiliki Dipsy ini sering dikaitkan dengan gambaran pria Afro atau pria kulit hitam.
Antena dan topinya menyimpan makna mengenai pandangan barat mengenai orang Afro.
Antena Dipsy yang tegak lurus mempresentasikan bentuk alat kelamin laki-laki.
Dan topi Dipsy yang sering dilepas-pakai merupakan sindiran terhadap para pria kulit hitam tersebut.
Kira-kira sindiran tersebut berbunyi : bahwa penis mereka besar, mereka doyan seks, dan topi yang lepas-copot menjadi tanda bahwa orang-orang Afro tidak malu menunjukkan kelamin mereka.
3. Laa Laa
Karakter ketiga dari Teletubbies adalah Laa Laa.
Karakter inilah yang akhir-akhir ini menjadi korban bullying.
Ia merupakan karakter wanita yang punya bentuk lambda sebagai antenanya.
Barang favoritnya adalah sebuah bola besar berwarna oranye.
Nah, jika Tinky Winky merupakan perlambang kaum gay, maka Laa Laa ini adalah kebalikannya.
Ya, Laa Laa merupakan perlambang dari kaum lesbian.
Lambda sendiri memang simbol milik para kaum lesbian.
Barang favorit milik Laa Laa juga merupakan sebuah bola adalah kebetulan yang menarik.
Ini menjadi pesan pemaknaan umum barat terhadap Lesbian.
Mereka adalah wanita-wanita maskulin, kekar, dan macho!
Kenapa? Karena bola adalah ikonik untuk segala hal yang bersifat jantan.
4. Po
Baca juga: Adiba Khanza Akui Telah Berpacaran 4 tahun dengan Pesepak Bola Muda Ini, Umi Pipik Lampu Hijau
Terakhir wanita terakhir adalah Po.
Po memiliki tubuh yang paling kecil dan berwarna merah.
Antenanya berbentuk 'donat berbatang'.
Ternyata Po ini merupakan representasi dari orang-orang Asia.
Barang favorit Po adalah sebuah skuter.
Jika kita dengarkan dengan saksama ketika Po mengucapkan kata 'Scooter', pronounce yang dikeluarkan adalah 'Skuta'.
Ini adalah cara pengucapan orang-orang Cina atau Jepang.
Dalam tradisi Asia, khususnya oriental, donat berbatang juga merupakan simbol dari Gerbang Keberuntungan.
Barang kesayangan si Po ini, si skuter, merupakan pesan bahwa orang Asia adalah orang-orang yang mobilisasinya cepat dan senang mencari keuntungan.
Orang Asia, dalam pandangan barat melalui Po ini, juga dicap sebagai orang yang keras kepala dan tidak pernah mau pindah kembali ke negara asal mereka.
Hal itu tercermin dari Po yang merupakan karakter paling bandel dari seluruh Teletubbies.
Beberapa episode menceritakan Po yang tidak pernah menurut dengan panggilan dari pipa yang biasa bersuara, “saatnya pulang”.
Nah, itulah fakta-fakta cukup kontroversial tentang lambang-lambang di atas kepala Teletubbies.
Terlepas dari semua kontroversi itu, serial Teletubbies memang mampu mengingatkan kita terhadap masa kecil yang menyenangkan bukan?