Berita OKI Mandira

Berdasarkan Data BPS, Tahun 2020 Kabupaten OKI Memproduksi 863.819 Ton Padi

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKI, jumlah luasan tanam 135.530 hektar pada tahun 2019 dan mampu memproduksi padi sebesar 863.819 ton

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Bupati Ogan Komering Ilir, H Iskandar SE menjelaskan sektor pertanian telah menopang ekonomi masyarakat di masa pandemi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Produksi padi di seluruh wilayah di Kabupaten Ogan Komering Ilir tetap konsisten dan mengalami sedikit peningkatan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKI, jumlah luasan tanam 135.530 hektar pada tahun 2019 dan mampu memproduksi padi sebesar 863.819 ton pada tahun 2020.

Produktivitas lahan sawah di Bumi Bende Seguguk mencapai 5,45 ton per hektar.

Diterangkan Bupati OKI, H. Iskandar SE bahwa sektor pertanian telah menopang ekonomi masyarakat di masa pandemi.

"Alhamdulillah untuk sektor pertanian khususnya padi, kabupaten OKI ini bertengger di peringkat 3 besar kawasan penghasil beras di Sumatera Selatan," ujar Iskandar.

Dijelaskan bahwa setiap tahunnya produksi padi mengalami peningkatan.

"Seperti di tahun 2018 lalu yaitu 834.840 ton, lalu tahun 2019 sekitar 750.981 ton dan tahun 2020 mencapai 863.819 ton," ungkapnya.

"Sedangkan produksi tanaman non pangan seperti ubi jalar berhasil dipanen 2.083 ton, selanjutnya jagung sebanyak 9.115 ton dan ubi kayu sebanyak 23.625 ton," tutupnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved