Berita Viral
Mila Machmudah Komentari Pengroyokan Ade Armando Saat Demo: Siapapun Bisa Jadi Target
Mila Machmudah pun berkomentar perihal pengroyokan pada Ade Armando viral di media sosial.
Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEl.COM - Kejadian Ade Armando yang dikroyok aksi massa benar-benar mengegerkan publik.
Ade Armando dikeroyok oleh aksi massa hingga berdarah-darah.
Sehingga Ade Armando harus dirawat intensif di rumah sakit.
Polisi pun menyelidiki kasus Ade Armando yang dianggap serius.
Mila Machmudah pun berkomentar perihal pengroyokan pada Ade Armando, dilansir Facebook Mila Machmudah, Selasa (12/4/2022).
"Gak ada yang mau jadi korban," tulis Facebook Mila Machmudah, Selasa(12/4/2022).
Menurut Mila Machmudah tidak ada yang berpikir kalau Ade Armando bakal jadi korban.
"Dan tidak ada yang mikir bakal jadi korban," tulisnya.
"Suka -suka yang punya desain," tulis facebook Mila Machmudah.
Prediksinya siapapun bisa kena pukul dan kena bakar.
"Kapan gebuk kapan bakar," tulis Mila Machmudah.
Dikatakan juga siapapun bisa kena target desain.
"Siapa pun bisa jadi target," tulisnya.
Ade Armando Babak Belur, Teman Anies Baswedan Pertanyakan Status Tersangka Ade Kapan Diadili
Ade Armando babak belur dipukuli massa.
Massa memukuli Ade Armando secara membabi buta.
Pro dan kontra melihat Ade Armando dipukuli.
Ada yang senang Ade dipukuli hingga babak belur.
Geisz Chalifah salah satu teman Anies mempertanyakan status tersangka Ade Armando yang tak kunjung diadili.
Melalui akun twitternya, Geisz Chalifah mempertanyakan hal itu.
Mereka teriak: Hukum harus ditegakan! Pengeroyok Ade Armando harus dihukum.
Saya sepakat.
Pertanyaannya: Status Ade Armando sebagai TERSANGKA bahkan lewat ketetapan pengadilan. Kapan Diadilinya?
Kondisi Ade Armando Pegiat Media Sosial usai dikeroyok dan dianiaya oleh sejumlah masa aksi di depan gedung DPR RI, Senin (11/4/2022).
Ade Armando disebut mengalami luka serius seusai dianiaya massa aksi.
Ade saat ini dirawat di HCU RS Siloam Semanggi, Jakarta, setelah mendapatkan penanganan dokter kepolisian sekitar pukul 16.10 WIB, kemarin Senin (11/4/2022).
Saat ini Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia (UI) ini dalam perawatan intensif, lantaran luka serius di wajah, kepala, dan sekujur badannya.
Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) organisasi masyarakat (Ormas) Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada.
"Hasil pemeriksaan dokter menunjukan ada pendarahan dalam di bagian kepala," kata Nong Darol, dikutip dari Kompas.com.
Ade pun beberapa kali muntah dengan mengeluarkan darah.
Sempat Diwawancarai
Sebelumnya Ade tampak mendatangi kegiatan aksi mahasiswa tersebut.
Dirinya pun sempat diwawancari sejumlah awak media, dan mengaku tidak ada niatan ikut bagian dalam demontrasi.
Walaupun tak berniat ikut dalam aksi, namun dirinya mendukung aspirasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Dirinya mendukung soal penolakan wacana penundaan pemilu 2024, serta perpanjangan masa jabatan presiden.
Saat dianiaya, Ade Armando tampak berada di tengah-tengah masa yang mulai anarkis.
Ade pun tampak babak belur, muka berdarah, dan sempoyongan saat diselamatkan oleh anggota polisi.
Tampak juga Ade Armando setengah telanjang, lantaran celana yang dipakainya robek dan terlepas.
Terduga Pelaku yang Ternyata Seharian ada di Way Kanan
Polisi pun merilis 4 terduga pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ade-Armando-dikeroyok-di-depan-Gedung-DPR-RI-1.jpg)