Ramadhan 2022

Apakah Sah Puasa Ramdhan Jika Lupa Sahur? Ini Penjelasan Buya Yahya

Selain sahur, umat muslim juga diwajibkan untuk membaca niat, lantas bagaimana jika seseorang bangun di pagi hari sehingga keduanya lupa dilakukan.

Tribun Sumsel/Khoiril
Apakah Sah Puasa Ramadhan Apabila Lupa Makan Sahur 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Apakah sah ibadah puasa yang dilakukan tanpa makan sahur?

Umat muslim menjalankan ibadah puasa ramadhan selama lebih dari 12 jam yang dimulai sejak terbit hingga terbenamnya matahari.

Sebelum menjalankan ibadah puasa, seorang muslim diharuskan untuk melakukan makan sahur yang dilakukan pada waktu malam menjelang masuknya subuh.

Anjuran mengenai makan sahur sebelum melaksanakan ibadah puasa ramadhan tercantum dalam hadits riwayat Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu. Dia berkata, Nabi SAW bersabda,

“Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah.” (HR Al Bukhari: 1923, Muslim: 1095). 

Selain itu, umat muslim juga diwajibkan untuk membaca niat puasa ramadhan setelah selesai melakukan makan sahur.

Namun bagaimana jika seorang muslimin yang akan berpuasa justru terjaga di pagi hari sehingga kedua hal tersebut tidak dilakukan? Berikut penjelasan Buya Yahya.

Dikutip dari channel Youtube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelasakan bahwa dalam Mazhab Imam Syafi'i, Maliki dan Hambali serta Jumhur Ulama bahwa puasa yang dilakukan seorang muslim tidak sah apabila tidak melaksanakan makan sahur dan niat puasa.

"Bagi siapapun yang tidak berniat (puasa) dimalam hari, tidak ada tabyittun niat dan juga tidak sahur, maka puasanya adalah tidak sah dalam jumhur ulama," tegas Buya Yahya.

Namun, Buya Yahya menerangkan lebih lanjut terkait dengan permasalahan lupa niat dan melaksanakan makan sahur bagi seorang muslim.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved