Bocah Dikejar Anjing di Tegal Binangun

Finda Temui Bocah Korban Dikejar Anjing Liar di Tegal Binangun, Minta Kolam Retensi Segera Dipagar

Wawako Palembang Finda kunjungi korban dan keluarga korban dikejar anjing liar di Talang Petai Tegal Binangun, Senin (4/4/2022).

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SRI HIDAYATUN
Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengunjungi korban selamat dan keluarga korban meninggal tenggelam di sebuah danau buatan setelah dikejar anjing liar di Jl Talang Petai Tegal Binangun Kelurahan Plaju Darat, tepatnya di belakang perumahan Al-Zaffa, Jumat (1/4/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengunjungi korban selamat dan keluarga korban yang meninggal tenggelam di sebuah danau buatan setelah dikejar anjing liar di Jl Talang Petai Tegal Binangun Kelurahan Plaju Darat, tepatnya di belakang perumahan Al-Zaffa, Jumat (1/4/2022).

Tujuh orang anak dikejar anjing sampai menceburkan diri dan dua di antara ditemukan dalam keadaan meninggal dunia karena tak bisa berenang.

Finda, sapaan akrabnya ketika menemui dan berbincang dengan korban selamat dan keluarga korban meninggal tak kuasa menahan tangis ketika mendengarkan cerita para korban.

"Beberapa hari lalu, kita mendapatkan kabar musibah bahwa ada anak tengelam karena mereka terkejut dikejar oleh anjing," ujarnya.

Kata dia, pada saat kejadian anak-anak ini sedang ada aktivitas olahraga. Namun kejadian semacam ini pun mengingatkankemarin ada anak-anak yang tenggelam di kolam retensi.

"Kejadian seperti ini terulang lagi, karena itu kita mengambil tindakan. Pertama kita minta agar kolam-kolam semacam kolam retensi atau yang dipersiapkan untuk waduk untuk segera dipagar agar tidak ada anak-anak bermain di sekitar kolam," ujarnya.

Baca juga: Begal di Sungai Pinang Ogan Ilir Ancam Korban Pakai Badik, Pelaku Pemuda 19 Tahun

Kedua, ia meminta kepada Dinas Pertanian Kota Palembang karena anak-anak ini meninggal karena dikejar atau diserang anjing liar dan kita tidak tahu rabies atau tidak.

"Karena itu, kita akan menurunkan petugas untuk membantu warga mengamankan anjing-anjing liar ini warga anjing-anjing liar ini agar tidak menyerang warga karena kita takutkan kejadian ini akan terulang lagi dan ini tentu mengancam keamanan warga dan kita berharap kejadian ini tak terulang lagi," pungkas dia.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved