Berita Selebriti

Rara Akui Pernah Terima Bayaran Termahal Rp 50 Juta Per 6 Jam, Deddy : Mandalika Lebih murah

Kembali jadi perbincangan publik Rara Istiati Wulandari yang merupakan pawang hujan di Sirkuit Mandalika bongkar perihal bayarannya sebagai pawang

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
youtube/DeddyCorbuzer
Rara si Pawang Hujan Akui Pernah Terima Bayaran Termahal 

TRIBUNSUMSEL.COM- Kembali jadi perbincangan publik Rara Istiati Wulandari merupakan pawang hujan di Sirkuit Mandalika bongkar perihal bayarannya sebagai pawang hujan.

Belum lama ini Rara yang muncul dalam podcastnya Deddy Corbuzer yang membahas terkait bayarannya sebagai pawang hujan.

Saat ditanya Deddy Corbuzer terkait bayaran termahal yang pernah diterimanya, Rara meegakui bahwa ia pernah menerima bayaran terbesar sebagai pawang hujan saat konser Guns and Rosess di Stadion Gelora Bung Karno (FBK), pada 2018 lalu.

Baca juga: Hamil Pertama, Ria Ricis Nangis Sejadi-Jadinya Ingat Almarhum Ayah: Gendong Cucu Belum Kesampaian

Baca juga: Fuji Klarifikasi Terkait Main Tiktok Saat Umroh: Sekedar Ngerekam, Akhirnya Aku Takedown

Baca juga: Kolonel Priyanto Buang Jasad Sejoli Nagreg, Wajah Korban Tak Dikenali Lagi, Telungkup di Daun Pisang

"Selama jadi pawang hujan paling gede dibayar berapa?," tanya Deddy

Rara mengatakan bukan sehari melainkan hanya 6 jam ia bisa menerima uang Rp 50 juta sebagai pawang hujan di kala itu.

Kini Rara mencurahkan isi hatinya mengenai hujatan warganet sambil menahan tangis viral, Senin(21/3/2022).
Kini Rara mencurahkan isi hatinya mengenai hujatan warganet sambil menahan tangis viral, Senin(21/3/2022). (Ig instajulid)

"Bukan 1 hari itu 6 jam dibayar Rp 50 juta gun and roses 2018," terangnya.

Mendengar hal tersebut nampaknya Deddy Corbuzer sempat terkejut, lantas ia menanyakan bahwa Rara tak marah lantaran sebelumnya Rara mengakui bahwa dirinya di Mandalika hanya dibayar Rp 5 juta perhatinya.

"Kenapa lu gak bilang Mandalika lebih murah bayarannya, marah dong" ungkap Deddy

Namun Rara mengakui bahwa dirinya terpanggil untuk menjadi pawang hujan di Mandallikan lantaran bukan semata-mata hanya unag namun, melainkan menyelamtkan pekerjaan pawang hujan tersebut.

Baca juga: Olla Ramlan dan Aufar Hutapea Kerap Cekcok di Rumah, Pengacara : Berarti Emang Nggak Cocok

Baca juga: Bawaan Mabuk, Pelaku Tiga Kali Minta Uang dan Rokok, Kronologi Perampokan di Rusun 24 Ilir

Baca juga: Bedah Rumah Anak Yatim Piatu di Palembang, Asbi dan Asyri Sekarang Bisa Tidur Nyenyak

"Saya sih lebih terpanggil kemarin karena ada profesi pawang hujan tu yang sampe nuntut pemerintah sampe lapor ke polisi karena pada saat dia tugas orang-orang bilang dia gagal," bebernya

Rara juga mengatakan bahwa ia membantu agar terselenggaranya MotoGp dengan sukses dan lancar.

"Apa lagi sudah menghabiskan banyak uang dari situ" sambungnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved