Berita Lahat

Musim Pancaroba Waspada Penyakit Tetelo, Sebabkan Kematian Mendadak Hewan Unggas

Pada musim pancaroba sejumlah warga di Lahat mengaku banyak ayam peliharaan mereka yang mati mendadak. Diduga ayam mati karena tetelo.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/EHDI AMIN
Kabid Peternakan Dinas TPH dan Peternakan Lahat, drh Astin Tri Saputra MSi mengingatkan agar warga waspada terhadap penyakit tetelo yang rentan menyerang hewan unggas peliharaan di musim pancaroba, Jumat (11/3/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Pada musim pancaroba sejumlah warga di Lahat mengaku banyak ayam peliharaan mereka yang mati mendadak.

Bahkan ada warga yang mengaku, seluruh ayam peliharaannya mati mendadak.

Di antara warga yang ternak ayamnya mati adalah Yanto, warga Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat. Dia mengaku beberapa waktu lalu seluruh ayam mulai dari jenis bangkok dan ayam beruge (ayam hutan) mati.

"Ya mati semua, jadi sekarang tidak lagi ada ayam di rumah. Kalau sekarang belum mau pelihara, nanti kalau kondisi sudah bagus baru pelihara lagi,"ungkapnya, Jumat (11/3/2022).

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat, Eti Listina SP MM melalui Kabid Peternakan, drh Astin Tri Saputra MSi tak menampik kondisi tersebut.

Astin juga mengungkapkan, akhir Februari laporan warga lalu ada sekitar 20 ayam yang mati.

"Ya di daerah Talang Jawa, sudah minta vaksin dan semprot disenfektan,"ujarnya.

Dilihat dari gejala lanjut Astin diduga ayam mati tersebut terkena Newcastle Disease atau tetelo. Apalagi, tetelo rentan menyerang pada musim pancaroba yang menyebabkan kematian pada unggas, seperti ayam dan itik.

"Kalau ada yang sudah kena, ayam yang lain harus dikarantina, kalau tidak bisa mati semua,"jelasnya.

Baca juga: Nikmati Entertainment dengan Galaxy Tab A8, Dibanderol Rp 2 Jutaan

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved