Berita PALI Serasi Nia

Gedung Baru RSUD Talang Ubi PALI Ditargetkan Beroperasi 2023, Layanan IGD Dialih Fungsi Sementara

Gedung Baru RSUD Talang Ubi PALI di depan Mapolres PALI bilangan Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi Ditargetkan Beroperasi Tahun 2023

SRIPOKU/REIGAN
Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM saat didampingi kepala OPD terkait meninjau pembangunan gedung baru RSUD Talang Ubi Kabupaten PALI. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berlokasi tepat berada di depan Mapolres PALI bilangan Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi ditargetkan Tahun 2023 bisa beroperasi penuh.

Meskipun belum sepenuhnya rampung dikerjakan.

Namun, gedung baru RSUD Talang Ubi PALI pada tahun ini sudah beroperasi meski belum sepenuhnya melakukan pelayanan kesehatan.

Hal ini lantaran ruangan belum rampung seluruhnya termasuk belum lengkapnya alat-alat kesehatan. 

Sehingga, pengelola rumah sakit baru bisa mengoperasikan beberapa ruangan untuk ruang isolasi mandiri bagi pasien terpapar covid-19. 

Dimana, ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) gedung baru RSUD Talang Ubi Kabupaten saat ini dialih fungsikan menjadi ruang isolasi pasien positif Covid-19.

Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM mengatakan, pembangunan gedung RSUD sudah memasuki tahun ke tiga dan ditargetkan pada 2023 mendatang bisa beroperasi penuh.

"Untuk sementara ini ruang UGD sudah dioperasikan. Insyaallah tahun depan seluruh ruangan termasuk semua poli sudah bisa beroperasi," katanya, Kamis (10/3/2022).

Dijelaskan, tahun ini Pemkab PALI telah menganggarkan sekitar Rp 20 miliar lagi untuk melanjutkan pembangunan gedung RSUD PALI

"Tapi, mudah-mudahan dengan menggunakan dana SMI sekitar Rp 100 miliar pembangunan RSUD PALI bisa selesai," jelasnya.

Menurutnya, gedung RSUD PALI yang baru berkapasitas 200 kamar sehingga akan mampu menampung pasien atau masyarakat PALI yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Rumah sakit kita ini cukup besar dan bisa menampung 200 kamar. Tentu itu akan mampu melayani lebih banyak masyarakat kita yang butuh pengobatan," terangnya.

Sementara, Direktur RSUD PALI, dr Tri Fitrianty mengatakan, memang awalnya ruang UGD yang difungsikan, namun karena kasus covid-19 melonjak maka yang terpenting untuk isolasi covid diarahkan ke RSUD baru.

"Alhamdulillah pak Bupati memprioritaskan penyelesaian gedung RSUD supaya seluruh ruangan bisa difungsikan," tukasnya (SP/REIGAN)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved