Berita Banyuasin

Banyuasin Terima Bantuan 150 Lampu Jalan, Ditjen Kementrian ESDM: Tidak Untuk Lahan Pribadi

Ditjen Energi Baru, Terbarukan dan Konversi Energi Kementrian ESDM Hendra Iswahyudi menuturkan bantuan PJUTS untuk kepentingan umum.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Peresmian bantuan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya di Desa Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Senin (7/3/2022). Pemkab Banyuasin menerima 150 unit lampu jalan dari Kementerian ESDM. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Bantuan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang berasal dari Kementerian ESDM untuk wilayah Sumsel di tahun 2022 sebanyak 350 unit. Bantuan ini sama seperti yang digelontorkan Kementerian ESDM pada tahun 2021 yang juga sebanyak 350 unit.

Bantuan yang diperuntukan untuk Penerangan Jalan Umum atau Fasilitas Umum ini, diberikan kepada Sumsel, Palembang, Banyuasin, Muratara dan Ogan Ilir untuk tahun 2021 sudah dipasang. Namun, sayangnya untuk tahun 2021 bantuan Kementerian ESDM ini malah ditemukan terpasang di lahan pribadi milik oknum anggota DPRD Banyuasin.

Hal ini terlihat, saat penyerahan bantuan PJUTS tahun 2022 ke Sumsel, Palembang, Banyuasin, Muratara di Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Senin (7/3/2022). Setidaknya terdapat ada lima unit PJUTS bantuan Kementrian ESDM yang terpasang di lahan milik oknum anggota DPRD Banyuasin.

Anggota DPR RI Yulian Gunhar menuturkan di tahun 2021 lalu, sudah diberikan sebanyak 350 unit PJUTS untuk Sumsel, Palembang, Banyuasin, Muratara, dan Ogan Ilir. Untuk tahun 2022 ini, kembali diberikan bantuan 350 unit JPUTS. Dengan adanya PJUTS ini, diharapkan selain untuk penerangan juga sebagai langkah untuk menekan angka kriminalitas dijalanan.

"PJUTS ini, merupakan program aspirasi DPR RI melalui kementerian ESDM. Baru diteruskan ke masyarakat untuk dipasang di pinggir jalan atau di dekat rumah ibadah. Satu unit PJUTS ini senilai Rp 15 juta dan bisa garansi anti kerusakannya selama tiga tahun," katanya.

Ditjen Energi Baru, Terbarukan dan Konversi Energi Kementrian ESDM Hendra Iswahyudi menuturkan bantuan PJUTS ini tidak diperuntukan untuk kepentingan dan lahan pribadi untuk seseorang. Ini untuk kepentingan umum.

"Sistemnya mengisi melalui sinar matahari dan menyimpan di aki. Saat malam, sensor yang dipasang otomatis menyalakan lampu. PJUTS Ini juga, dapat mengurangi tagihan listrik Pemda," katanya.

Untuk wilayah Banyuasin, di tahun 2021 dari total bantuan sebanyak 150 unit PJUTS dari Kementerian ESDM, sudah dipasang di dua Kecamatan yakni Talang Kelapa banyak 120 unit dan 30 unit di Pulau Rimau.

Baca juga: Selain Anak Mantan Pejabat di OI, Polisi Terima Laporan Asusila dengan Pelaku yang Sama

Sedangkan Sekda Banyuasin Senen Har menuturkan untuk bantuan PJUTS tahun 2021 sudah seluruhnya terpasang. Sedangkan, untuk tahun 2022 Banyuasin kembali menerima bantuan PJUTS sebanyak 150 unit.

"Untuk tahun 2022 ini, Pemkab Banyuasin akan memfokuskan pemasangan PJUTS ini ke wilayah perairan. Karena, dari survei penerangan jalan umum di perairan ini sangat membutuhkan," katanya.

Bantuan PJUTS ini, merupakan bantuan dari anggota DPR RI melalui Kementerian ESDM. Adanya bantuan PJUTS ini, sangat membantu Banyuasin dalam penerangan jalan umum dan dapat mengurangi angka kriminal.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved