Berita OKI Mandira

Tiru OKI, Pemkab OKU Ingin Digitalisasi Layanan Media dan Kehumasan

Pemkab OKU melakukan kaji tiru mendigitalisasi Tata Kelola Komunikasi Publik.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu melakukan kaji tiru ke Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam rangka mendigitalisasi tata kelola komunikasi publik, Rabu (2/3/2022) sore. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan kaji tiru ke Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam rangka mendigitalisasi Tata Kelola Komunikasi Publik.

Dalam kunjungan kerjanya, Plh. Bupati OKU, Drs. H. Edward Chandra, MH mengatakan proses digitalisasi pengelolaan komunikasi publik khususnya melalui media massa di Kabupaten OKI merupakan langkah yang inovatif.

"Adanya peraturan kepala daerah dan digitalisasi tata kelola komunikasi publik khususnya kemitraan media massa di Kabupaten OKI patut diterapkan di daerah kami untuk efetivitas dan meningkatkan kinerja dibidang kehumasan, komunikasi dan informasi” terang Edward, di Kayuagung Rabu (2/3/2022) sore.

Digitalisasi tata kelola komunikasi publik terangnya dapat mempermudah pemerintah daerah dalam memberi akses informasi kepada masyarakat melalui kanal yang kredibel.

"Dalam memberi layanan informasi kepada masyarakat tentu harus dibenahi manajemen di internal pemda, bagaimana sistem yang dibangun bisa efektif dan efisien," terang mantan Kabag Humas OKI ini.

Wakil Bupati OKI, H. M. Dja’far Shodiq mengatakan bagian tugas pemerintah yaitu membangun optimisme publik, agar ikut mendukung program pemerintah.

"Kita butuhkan adalah kepercayaan masyarakat kepada pemerintah karena kepercayaan itu modal dan investasi yang mahal”Ungkap Shodiq.

Untuk itu, terang Shodiq peran Diskominfo atau Humas pemerintah di era ini dituntut mampu menghadapi perubahan zaman yang semakin digital.

"Humas dan Diskominfo bukan lagi penyambung lidah, namun sebagai penghubung ide, kebijakan dan gagasan pemerintah,"

"Karenanya humas harus mampu menjadi kanal utama yang membanjiri berbagai platform dengan optimisme, dengan berita baik, mencerdaskan dan berkualitas agar dapat menumbuhkan kepercayaan dan integritas organisasi," terang dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved