Berita Prabumulih
Temui Ridho, KPU Prabumulih Usulkan Rp 21 Miliar untuk Tahapan Pemilu 2024
KPU Prabumulih Usulkan Rp 21 Miliar untuk tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Prabumulih yang akan digelar pada November 2024 mendatang
Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih terkait pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 di ruang Walikota Prabumulih, pada Selasa (1/3/2022).
Dalam audiensi itu, KPU Prabumulih diketahui mengajukan usulan anggaran hibah kepada Pemkot Prabumulih sebesar Rp 21 miliar.
Anggaran yang diusulkan itu berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2023 dan 2024 yang diusulkan itu, untuk tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Prabumulih yang akan digelar pada November 2024 mendatang.
"KPU tadi mengusulkan anggaran dana hibah sebesar Rp 21 miliar. Sedangkan anggaran dana kita hanya Rp 38 miliar," kata Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM saat dibincangi awak media usai audiensi.
Ridho menjelaskan, KPU Prabumulih mengajukan usulan lantaran pada Agustus 2022 mendatang pra tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024 sudah mulai berjalan.
"Tapi InsyaAllah untuk tahun 2024 sepertinya tidak ada kegiatan fisik karena kesibukan Pilkada," terangnya seraya mengisyaratkan usulan akan dibantu.
Lebih lanjut Ridho mengatakan, Pilpres dan Pileg yang akan digelar pada 14 Februari 2024, dan pada 27 November 2024 akan digelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak sehingga dana dilakukan bertahap.
"Bertahap tidak bisa sekaligus, apakah tahun depan Rp 5 miliar dulu atau bisa nanti sebagian tahun 2023 sebagian lagi anggaran tahun 2024 karena duitnya tidak cukup kalau sekaligus, lagian juga tahapannya sampai 2024 kan," tutur Ridho.
Baca juga: Curhat Ibu-ibu di Prabumulih Antre Lama Tak Dapat Minyak Goreng, Rela Tinggalkan Pekerjaan di Rumah
Disinggung apakah pengajuan disampaikan KPU akan direalisasikan, Ridho mengaku pihaknya tentu akan membantu namun dengan kondisi keuangan pemkot Prabumulih yang kecil tentu akan membuat pihaknya kewalahan.
"Belanja modal kita saja hanya Rp 38 miliar, makanya nanti akan bertahap, nanti akan kita revisi seminimal mungkin," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kpu-usulkan-rp-21-miliar-untuk-tahapan-pemilu-prabumulih.jpg)