Berita Internasional

Kini Ilmuwan Kembali Temukan Tiga Virus Corona Baru, Disebut Dapat Mewakili Risiko Kesehatan Manusia

Para ilmuwan telah melacak 3 virus corona (Covid-19) baru yang mirip dengan SARS-CoV-2 dan dianggap dapat menginfeksi sel manusia

Editor: Slamet Teguh
Tribun Palopo
ilustrasi covid-19 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pandemi Covid-19 masih terjadi di dunia.

Sejumlah upaya terus dilakukan untuk menekan hal ini.

Namun nyatanya, sejumlah varian Covid-19 malah bermunculan.

Para ilmuwan telah melacak 3 virus corona (Covid-19) baru yang mirip dengan SARS-CoV-2 dan dianggap dapat menginfeksi sel manusia serta menambah bobot teori bahwa 'Covid-19 berasal dari hewan'.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Nature pada Rabu kemarin, merangkum hasil temuan yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Nasional Laos dan Institut Pasteur du Laos serta Universitas Paris.

Dikutip dari laman Sputnik News, Kamis (17/2/2022), menurut penelitian tersebut, virus baru bernama BANAL-103, BANAL-236, dan BANAL-52 itu ditemukan pada kelelawar di Laos utara dan memiliki kesamaan genom dengan SARS-CoV-2, virus corona yang menyebabkan pandemi global lebih dari 2 tahun lalu.

Studi tersebut menunjukkan bahwa virus corona baru menunjukkan kesamaan spesifik dalam 'domain kunci dari protein lonjakan yang memungkinkan virus untuk mengikat sel inang yakni manusia'.

Kepala Laboratorium Pathogen Discovery di Institut Pasteur, Marc Eloit mencatat bahwa 'keberadaan virus yang ditemukan di reservoir hewan kelelawar mendukung teori bahwa SARS-CoV-2 mungkin berasal dari kelelawar yang hidup di dataran tinggi karst yang luas di Semenanjung Indochina yang membentang di Laos, Vietnam dan China'.

Baca juga: Update Covid-19 17 Februari 2022 : Ada Tambahan 63.956 Kasus Baru di Indonesia

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sumsel Hari Ini Tambah 1.291 Orang, Lebihi Puncak Varian Delta

Ia menambahkan bahwa hasil temuan dari rekan-rekannya itu menunjukkan bahwa virus terkait lainnya dapat mewakili risiko bagi kesehatan manusia.

Studi ini muncul saat para ilmuwan di seluruh dunia tetap berbeda pendapat mengenai asal-usul Covid-19, dengan beberapa berpegang pada teori bahwa SARS-CoV-2 berasal dari kelelawar kemudian melompat ke hewan perantara yang kemungkinan besar merupakan trenggiling, sebelum menginfeksi manusia.

Teori lain menunjukkan bahwa wabah itu dimulai karena kebocoran laboratorium di kota Wuhan di China, di mana kasus pertama penyakit itu dilaporkan pada akhir 2019.

Setelah mengirim misi pencarian fakta ke Wuhan pada tahun lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyimpulkan bahwa kebocoran laboratorium 'sangat tidak mungkin', dengan para ahli WHO menilai bahwa virus tersebut ditularkan ke manusia dari hewan yang mungkin telah mengkonsumsi kelelawar.

Dalam perkembangan terpisah pada 2021, intelijen Amerika Serikat (AS) memberikan laporan kepada Presiden Joe Biden tentang asal usul virus corona baru, namun tidak dapat menyimpulkan apakah virus tersebut ditularkan dari hewan ke manusia dalam proses alami, atau berasal dari laboratorium China.

China sendiri telah berulang kali membantah teori kebocoran lab tersebut.

 
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ilmuwan Temukan 3 Virus Corona Baru yang Dapat Mewakili Risiko Kesehatan Manusia.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved