Berita Nasional
Politikus PDIP Serang Gubernur Anies : Kenapa Gelar Formula E Ditengah Pandemi Melonjak
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyayangkan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang tetap mema
TRIBUNSUMSEL.COM - Gubernur Anies Baswedan kembali diserang.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyayangkan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang tetap memaksakan penyelenggaraan Formula E di tengah krisis pandemi Covid-19.
"Dan sekarang dilaksanakan. Ada apa sih kok dipaksakan?" ucap Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (8/2/2022).
Prasetyo mengakui sempat mengesahkan Perda APBD-P 2019 yang memuat anggaran Formula E di Jakarta.
Dirinya kala itu menganggap ajang balap mobil listrik tersebut merupakan terobosan Anies Baswedan selaku Gubernur.
Namun, Prasetyo mengeklaim perda disetujui lantaran saat itu belum muncul pandemi Covid-19.
Kemudian, Covid-19 melanda pada 2020.
Alih-alih menyetop namun Pemprov DKI Jakarta, kata Prasetyo, justru tetap bersikukuh untuk melanjutkan proyek Formula E.
"Tapi tahun 2020 kan ada terjadi masalah besar yaitu pandemi Covid-19. Tapi dengan situasi kita sedang kekurangan pendapatan, ini memaksakan bahwa Formula E ini harus berjalan sampai hari ini," katanya.
Apalagi, kata dia, anggaran sebesar Rp560 miliar untuk pembayaran commitment fee kepada Formula E Operation (FEO) selaku penyelenggara itu berasal dari APBD.