Berita Kriminal

Residivis Pencurian di Palembang Ditangkap, 6 Kali Keluar Masuk Penjara

Gabungan Unit Pidum dan Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang mengamankan residivis curanmor dan bajing loncat, Minggu (6/2/2022).

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Rendi residivis kasus pencurian sepeda motor hingga bajing loncat diamankan Satreskrim Polrestabes Palembang, Senin (7/2/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Gabungan Unit Pidum dan Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang mengamankan seorang residivis curanmor dan bajing loncat, Rendy (30) warga Jalan Pangeran Ratu Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I.

Rendy diamankan di rumah temannya di Kelurahan 8 Ulu, pada Minggu (6/2/2022).

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan terhadap tersangka, diketahui ia telah dipenjara sebanyak enam kali.

"Dia ini residivis kasusnya rata-rata adalah pencurian dan pernah bajing loncat juga sama ini sudah enam kali berturut ketangkep lagi," kata Kompol Tri, Senin (7/2/2022)

Terakhir kali Rendy melakukan aksi pencurian bersama seorang temannya yang masih berstatus DPO pada hari Sabtu tanggal 18 September 2021 lalu sekitar pukul 08:15 Wib di Toko Steak Ayam Ami tepatnya di Jalan KH Wahid hasyim Kelurahan 1 Ulu.

"Sasarannya acak, bisa motor matic bisa yang lain asal dirasanya aman ya sudah dia ambil. Terakhir yang dia ambil sama temannya sepeda motor Honda Beat waktu korbannya lagi beli sarapan," jelasnya.

Baca juga: Viral Foto Korban Begal di Macan Lindungan Palembang Ternyata Hoax, Penyebar Foto Minta Maaf

Setelah berhasil mencuri sepeda motor, barang tersebut ia jual ke Tanjung Karang Lampung seharga Rp 4,5 juta. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa kunci T yang digunakan untuk menjebol lobang kontak sepeda motor.

"Uangnya sudah dia bagi-bagikan sama kawannya itu, " katanya.

Sedangkan Rendi mengakui perbuatannya, namun saat ditanyai berapa kali beraksi ia berusaha mengelak. Dari hasil penjualan sepeda motor Rendi menerima uang Rp 1,5 juta.

"Baru sekali pak yang sama Maulana, kami ambek motor Honda Beat, " katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved