Berita PALI Serasa Nia

Tinjau Lokasi Tuai Polemik Warga Desa Vs Perusahaan, Wabup PALI Jadwalkan Pertemuan Pihak Bertikai

Wabup PALI Drs H Soemarjono beserta jajaran turun langsung ke lapangan untuk berdialog sekaligus mendengar keluhan warga Desa Lunas Jaya Kecamatan Ta

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/REIGAN
Wabup PALI Drs H Soemarjono (pakai batik) saat meninjau langsung lokasi yang menjadi polemik tengah masyarakat Desa Lunas Jaya dengan pihak perusahaan, Kamis (27/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Adanya polemik antara warga Desa Lunas Jaya Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang mengeluhkan aktivitas perusahaan batubara ditindaklanjuti oleh Wakil Bupati Drs H Soemarjono.

Wabup PALI Drs H Soemarjono beserta jajaran turun langsung ke lapangan untuk berdialog sekaligus mendengar keluhan warga Desa Lunas Jaya Kecamatan Tanah Abang.

Pasalnya, lokasi desa tersebut tak berjauhan dengan aktivitas perusahaan batubara, yakni stockpile dan crusher milik PT Servo Lintas Raya (SLR). Sehingga debu ditimbulkan mengancam kesehatan masyarakat.

"Kami sengaja datang langsung ke Desa Lunas Jaya untuk mendengar dan melihat langsung apa yang di keluhkan warga," ungkap Soemarjono, Kamis (27/1/2022) kemarin.

Menindaklanjuti itu, jelas dia, masyarakat sementara diharapkan bersabar dan tetap menjaga kekompakan sembari menunggu hasil dari tim yang akan melakukan penelitian.

"Kami sudah membentuk tim dalam rangka pengujian baku mutu air, udara, dan kebisingan disekitar wilayah Desa Lunas Jaya pada musim hujan dan musim kemarau. Hasilnya ini paling lambat Bulan Agustus mendatang," ujarnya.

"Tim ini nantinya akan melibatkan beberapa pihak ahli dalam bidangnya serta akan didampingi warga dan tokoh pemuda," tambahnya.

Sementara, untuk langkah awal akan dilakukan pengecekan sample kesehatan untuk anak dan masyarakat Desa Lunas Jaya.

"Kemudian nanti akan kita jadwalkan pertemuan warga dan pihak perusahaan, paling lambat awal bulan depan," katanya.

Sementara itu masyarakat Desa Lunas Jaya didampingi DPD KNPI, Gencar dan Opli, tetap menginginkan stockpile dan crusher batubara, milik PT Servo Lintas Raya (SLR) dipindah.

"Tuntutan kami tetap sama, yakni untuk meminta pihak perusahaan dalam hal ini PT Servo memindahkan atau menjauhkan stockpile dan crusher batubara yang ada di KM 36 lintas servo dari Desa Lunas Jaya," kata Ijal perwakil masyarakat Lunas Jaya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Berita Terkait :#Berita PALI Serasa Nia
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved