Berita OKI

Dinas PUPR OKI Tanggapi Video Mobil Terjebak Kubangan Lumpur di Desa Pulau Layang

Viral Video mobil terjebak di kubangan lumpur di Desa Pulau Layang, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Dokumentasi Warga
Tangkapan layar video tik-tok viral sebuah mobil terjebak jalan berlumpur di Desa Pulau Layang Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -Berbagai persolan terkait infrastruktur jalan masih menjadi kendala utama bagi masyarakat terutama saat memasuki musim penghujan seperti sekarang.

Hal tersebut juga dirasakan warga, seperti pengendara di Desa Pulau Layang, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Salah satu video yang beredar luas di media sosial menunjukkan seorang pengendara mobil pribadi terperosok di jalan yang dipenuhi genangan air dan lumpur.

Terlihat mobil berwarna merah tersebut harus didorong oleh beberapa warga agar bisa melewati genangan air yang hampir menutupi bodi mobil bagian bawah.

Menanggapi video yang tengah beredar, Camat Pampangan, S Hendy menyatakan pihaknya sudah meminta kades setempat mengajukan ke Dinas Perhubungan OKI agar ditutup sementara. 

"Daripada berbahaya lebih baik ditutup sementara," katanya saat ditemui, Senin (24/1/2022) sore.

Diakibatkan jalan digenangi air berlumpur sedalam 30 centimeter dan yang rusak itu sepanjang 50 meter berada di Jl diantara Desa Pulau Layang -Talang Aur. 

Jika motor yang lewat masih bisa, tetapi kalau mobil tidak bisa lagi.

"Jalan ini sudah diusulkan melalui Musrembang kecamatan beberapa waktu lalu dan akan jadi prioritas sebagian perbaikan tahun ini sementara sisanya dilanjutkan tahun depan," jelas Camat.

Diterangkan jika jalan tersebut kerap digunakan pengendara untuk akses menuju ke kota Palembang.

Tetapi karena rusak, maka pengendara banyak yang melintas dari Desa Tapus menuju SP Padang jika ingin ke Palembang.

"Jaraknya memang sangat jauh dibandingkan jika melintas dari Tanjung Aur -Pulau Layang menuju Palembang," ungkapnya.

Dengan kondisi jalan rusak mau tidak mau pengendara harus lewat sementara dari jalan alternatif ini.

"Kalau kondisi hujan seperti ini tidak dipungkiri banyak sekali jalan rusak apalagi jalan tanah seperti disini," kata dia.

Baca juga: Sempat Hilang, Pemuda Warga Sp Padang OKI Ditemukan Mengapung, Terjatuh Saat Hendak Mandi

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) OKI, Ir Man Winardi melalui Staf Teknis Rifki menjelaskan, sudah mendapat informasi terkait jalan rusak tersebut dan segera ditenderkan.

"Jalan ini sudah masuk prioritas perbaikan ditahun 2022 ini," sebutnya.

Dikatakannya perbaikan dilakukan dengan cara peningkatan jalan, tidak ada perubahan cor beton.

"Perbaikan dilakukan sesuai dengan kerusakan yang ada di lapangan kalau ruasnya panjang jadi fokus untuk yang rusak dan banjir sesuai dengan kebutuhan di lapangan," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved